BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sejumlah mahasiswa Universitas Halim Sanusi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan dua program unggulan di RW 11, Desa Penyadap, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung. Program tersebut berupa pemasangan plang penunjuk jalan, plang ajakan kebersihan, dan pemasangan banner untuk membantu promosi UMKM lokal.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada Jumat (21/8/2026) sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membangun desa selama masa KKN 30 hari.
Mudahkan Akses dan Tanamkan Budaya Bersih
Program pertama yang dijalankan adalah pemasangan plang penunjuk jalan dan plang kebersihan di titik-titik strategis RW 11.
Ketua kelompok KKN Universitas Halim Sanusi, Yudi Ramdhan, menyampaikan bahwa ide ini muncul dari hasil observasi di lapangan.
“Kami melihat masih banyak warga dan tamu yang kesulitan mencari alamat di RW 11. Selain itu, masih ada beberapa titik yang digunakan untuk membuang sampah sembarangan. Maka kami inisiasi pemasangan empat plang jalan dan satu plang kebersihan,” jelas Yudi ramdhan.
Plang dipasang di persimpangan, depan pos RT, dan area rawan sampah. Tujuannya agar lingkungan RW 11 lebih tertata dan masyarakat semakin sadar menjaga kebersihan.
Ketua RW 11, Pak Wawan G., mengapresiasi kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada adik-adik KKN Universitas Halim Sanusi. Adanya plang ini sangat membantu dan semoga bisa menumbuhkan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dukung UMKM Melalui Pemasangan Banner
Program kedua menyasar bidang ekonomi. Mahasiswa KKN memasang banner promosi gratis di tujuh toko dan usaha milik warga Desa Penyadap RW 11.
“RW 11 punya banyak potensi UMKM, mulai dari warung, kuliner, sampai jasa. Tapi promosinya masih terbatas. Melalui banner ini kami ingin membantu agar usaha warga lebih dikenal,” kata Pak Toto.
Banner yang dipasang memuat nama usaha, jenis produk, nomor kontak, dan alamat lengkap. Desainnya dibuat semenarik mungkin agar mudah dilihat.
Salah satu pelaku UMKM, Bu Rodiah, mengaku sangat terbantu. “Dulu promosi cuma dari mulut ke mulut. Sekarang ada banner, toko jadi lebih kelihatan. Terima kasih KKN Universitas Halim Sanusi,” ucapnya.
Proses pemasangan kedua program ini dilakukan secara gotong royong bersama warga, sehingga tercipta keakraban antara mahasiswa dan masyarakat.
Harapan untuk Desa Penyadap
Melalui dua program ini, KKN Universitas Halim Sanusi berharap dapat memberikan dampak jangka panjang. Plang yang terpasang bisa dirawat bersama, dan banner UMKM bisa meningkatkan omzet serta visibilitas usaha warga.
“KKN bukan hanya tentang membangun fisik, tapi juga membangun kesadaran dan ekonomi masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan di RW 11 Desa Penyadap bisa bermanfaat dan berkelanjutan,” tutup Yudi.
Selain dua program tersebut, mahasiswa KKN Universitas Halim Sanusi juga menjalankan kegiatan lain di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelatihan digital selama mengabdi di Desa Penyadap.
Pesan Menyentuh dari Dosen Pembimbing Lapangan
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN mahasiswa UHS, Asmarandani Heryadi Putri, S.Sos., M.Sos, mengapresiasi kerja keras dan telah memberikan dampak nyata bagi warga.
Selain itu, dia juga berpesan kepada para mahasiswa UHS agar ilmu dan semangat gotong royong terus dijaga setelah kembali ke kampus.
“Alhamdulillah seluruh program kerja terlaksana sangat baik, kreatif, dan tepat sasaran. Terima kasih saya sampaikan kepada masyarakat dan perangkat desa yang telah mendukung para mahasiswa UHS. Saya berpesan kepad adik-adik mahasiswa mempertahankan semangat pengabdian dan kepedulian sosial di mana pun berada. Jadikan pengalaman di lapangan sebagai pelajaran berharga untuk masa depan,” katanya.