2 April 1482 Menjadi Titik Awal, Simak Sejarah Hari Jadi Kabupaten Cirebon

komplek-permakaman-sunan-gunung-jati-web-pemkab-cirebon - sejarah hari jadi kabuoaten cirebon
Komplek permakaman Sunan Gunung Jati (Dok Pemkab Cirebon)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIREBON, TEROPONGMEDIA.ID — Sejarah mencatat hari bersejarah bagi Cirebon, ketika wilayah ini resmi memisahkan diri dari kekuasaan Kerajaan Pajajaran di bawah Prabu Siliwangi.

Jejak panjang kemerdekaan ini berawal dari perjalanan spiritual dan politik Pangeran Walangsungsang, putra mahkota Pajajaran yang memilih menyebarkan Islam dan membangun peradaban baru.

Mengutip laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, awal mula cerita bermula dari Kerajaan Pajajaran, kerajaan besar di Jawa Barat yang makmur di bawah pemerintahan Prabu Siliwangi.

Sang raja memiliki putra bernama Pangeran Walangsungsang dari pernikahan dengan Nyai Subang Larang.

Bersama adiknya, Nyai Lara Santang, Pangeran Walangsungsang memilih meninggalkan istana untuk menimba ilmu agama Islam kepada Syekh Datuk Kahfi, seorang ulama dari Persia yang bermukim di Gunung Jati.

Di bawah bimbingan Syekh Nur Jati, Pangeran Walangsungsang mendirikan permukiman baru di daerah pesisir yang awalnya bernama Caruban (artinya “campuran”), karena dihuni oleh beragam suku dan bangsa.

Permukiman ini berkembang pesat menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam. Pangeran Walangsungsang, yang kemudian bergelar Pangeran Cakrabuana, bahkan menunaikan ibadah haji dan mendapat gelar Haji Abdullah Iman.

Sementara itu, adiknya, Nyai Lara Santang, menikah dengan Sultan Mesir, Syarif Abdullah, dan melahirkan Syarif Hidayatullah—kelak dikenal sebagai Sunan Gunung Jati. Setelah menimba ilmu di Timur Tengah, Syarif Hidayatullah kembali ke Jawa dan bergabung dengan Wali Sanga, dewan ulama penyebar Islam di Nusantara.

Pada 1479, Syarif Hidayatullah dinobatkan sebagai Sultan Cirebon pertama setelah menikahi Nyai Pakungwati, putri Pangeran Cakrabuana.

Ia memindahkan pusat dakwah Wali Sanga ke Cirebon dan mendirikan Keraton Pakungwati sebagai simbol pemerintahan Islam yang mandiri.

Sebagaimana lazimnya yang selalu dilakukan oleh Pangeran Cakrabuana mengirim upeti ke Pakuan Pajajaran, maka pada tahun 1482 Masehi setelah Syarif Hidayatullah diangkat menajdi Sulatan Carbon membuat maklumat kepada Raja Pakuan Pajajaran Prabu Siliwangi untuk tidak mengirim upeti lagi karena Kesultanan Cirebon sudah menjadi Negara yang Merdeka.

Selain hal tersebut Pangeran Syarif Hidayatullah melalui lembaga Wali Sanga rela berulangkali memohon Raja Pajajaran untuk berkenan memeluk Agama Islam tetapi tidak berhasil.

Itulah penyebab yang utama mengapa Pangeran Syarif Hidayatullah menyatakan Cirebon sebagai Negara Merdeka lepas dari kekuasaan Pakuan Pajajaran.

BACA JUGA

Sertifikat KIK Patenkan 3 Motif Batik Cirebon di Level Nasional

Sejarah Singkat dan Makna Tari Topeng Cirebon

Proklamasi Kemerdekaan Cirebon

Titik balik terjadi pada 2 April 1482, ketika Syarif Hidayatullah secara resmi menyatakan Cirebon sebagai kesultanan merdeka, lepas dari Pajajaran.

Peristiwa merdekanya Cirebon keluar dari kekuasaan Pajajaran, dicatat dalam sejarah tanggal Dwa Dasi Sukla Pakca Cetra Masa Sahasra Patangatus Papat Ikang Sakakala, bertepatan dengan 12 Shafar 887 Hijiriah atau 2 April 1482 Masehi yang sekarang diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Cirebon

Maklumat kemerdekaan itu tercatat dalam prasasti berangka tahun 1482 Masehi, yang kini diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Cirebon.

Kemerdekaan Cirebon bukan sekadar pemisahan politik, tapi juga awal peradaban Islam yang berdaulat di pesisir Jawa.

Warisan Sunan Gunung Jati dan Pangeran Cakrabuana masih terasa hingga kini. Keraton Kasepuhan dan kompleks makam Gunung Sembung menjadi saksi bisu perjuangan mereka menjadikan Cirebon sebagai pusat agama, budaya, dan pemerintahan yang mandiri.

Kini, setiap tahun, masyarakat Cirebon memperingati hari bersejarah ini dengan ragam acara budaya, dari festival sejarah hingga ziarah ke makam leluhur.

Sebuah penghormatan bagi para pendiri yang meletakkan dasar kemandirian Cirebon sejak lima abad silam.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib vs PSIM
I.League Tegaskan Aturan 3 Pemain Asing di League Cup 2026/2027
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – I.League menegaskan regulasi penggunaan pemain asing dalam League Cup...
IMG-20261027-WA0001
Momentum Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Majalaya Ajak Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya 50 Persen
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 menjadi momentum bagi PT PLN (Persero)...
Picture1
Lime Coffee Shop Resto favehotel Hyper Square Bandung Tutup Sementara untuk Renovasi, Siap Hadir Kembali pada Awal Desember 2026
Bandung, 20 Oktober 2026 – Lime Coffee Shop Resto yang berlokasi di favehotel Hyper Square Bandung akan...
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung bermitra dengan Sanggar Tari Gaya Gita Studio Kota Sukabumi
Teater Tari  ‘Pakujajar di Gunung Parang’Mengajak Partisipasi Generasi Muda mengenal Asal Usul  Kota Sukabumi
Retno Dwimarwati SUKABUMI, TEROPONGMEDIA.ID– Rekonstruksi Legenda Pakujajar di Gunung Parang...
IMG-20261024-WA0001
Kolaborasi Berbagi Cahaya, Kejari Kabupaten Bandung dan PLN UP3 Majalaya Salurkan Bantuan untuk Warga Jelekong
BANDUNG, TEROPONGMEDIA ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan PT...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Brace Cristiano Ronaldo
Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Cristiano Ronaldo kembali membuktikan kehebatannya di atas lapangan...

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Klasemen Persib Bandung
Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sosok Wiliam Marcilio kemungkinan besar akan tampil memperkuat Persib...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...