13 Jenazah Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon Dipulangkan Setelah Identifikasi Tuntas

Longsor Gunung Kuda Cirebon
Proses Evakuasi Longsor Gunung Kuda Cirebon (dok bnpb)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — 13 jenazah korban insiden longsor tambang batu di Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berhasil diidentifikasi. Selanjutnya, 13 jenazah tersebut diserahkan kepada keluarga masing-masing, pada Sabtu (31/5/2025) dini hari.

Para jenazah ini sebelumnya dievakuasi dan menjalani proses identifikasi di RSUD Arjawinangun. Proses penyerahan jenazah dilakukan langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni kepada pihak keluarga korban.

“Sebanyak 13 jenazah dari Arjawinangun sudah kami berangkatkan ke rumah duka masing-masing,” ujar Kombes Pol Sumarni.

Sumarni menjelaskan seluruh proses identifikasi, termasuk pemeriksaan antemortem, telah lengkap. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban.

Baca Juga:

Lokasi Tambang Gunung Kuda Cirebon Masuk Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Tinggi

Longsor Terjadi di Kawasan Tambang Gunung Kuda Cirebon, Korban Tertimbun

Seluruh jenazah diantar ke rumah duka menggunakan 15 unit ambulans, dengan dua unit di antaranya sebagai cadangan, dan dikawal oleh jajaran Satlantas Polresta Cirebon. Ia juga menyebutkan ada korban yang berasal dari Indramayu dan turut mendapatkan pengawalan serupa.

“Ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga korban, agar mereka tidak ada hambatan di jalan saat membawa ke rumah duka dan mempercepat waktu,” terang Sumarni.

Tragedi tanah longsor kembali terjadi di Jawa Barat. Sebanyak 14 pekerja tambang tewas dan 5 lainnya luka-luka dalam peristiwa longsor di kawasan pertambangan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (30/5/2025).

Sementara itu, Badan Geologi menyebutkan tambang galian C Gunung Kuda Terletak pada Peta Zone Kerentanan Gerakan Tanah Tinggi yang tinggi adalah wilayah yang mempunyai proporsi probabilitas kejadian gerakan tanah lebih besar dari 50 % dari total populasi kejadian

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid mengatakan Zona kerentanan gerakan tanah tinggi merupakan wilayah yang sering mengalami kejadian gerakan tanah (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri