115 Orang di Garut Alami Keracunan Usai Santap Makanan Hajatan

Keracunan Makanan di Garut
(dok. Polres Garut)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebanyak 115 orang mengalami keracunan diduga setelah menyantap makanan acara hajatan akikah di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Para korban saat ini ditangani oleh tim medis, untuk memastikan kondisi kesehatannya kembali pulih.

“Hingga kini seluruh korban masih dalam pemantauan intensif tenaga medis,” kata Kepala Polsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat di Garut, mengutip Antara, Kamis (18/9/2025).

Ia menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan serta laporan petugas di lapangan, hingga Rabu (17/9) malam tercatat ada 115 warga yang mengalami sakit dengan gejala keracunan makanan.

Menurut keterangan beberapa korban, mereka merasakan mual, pusing, diare, dan muntah setelah menyantap hidangan dari acara hajatan akikah yang digelar warga di Kampung Campaka, Desa Pasirlangu, Kecamatan Pakenjeng.

“Para korban mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga diare,” katanya.

Ia mengungkapkan kejadian keracunan massal itu bermula dari adanya acara hajatan yang membagi-bagikan makanan kepada warga sekitar, Senin (15/9) siang, lalu Selasa (16/9) dilaporkan ada beberapa warga mengeluhkan sakit mual, pusing, muntah, dan diare.

“Puncaknya terjadi pada Rabu, di mana ratusan warga mendatangi fasilitas kesehatan dengan gejala serupa,” katanya.

Ia menjelaskan, warga yang mengalami gejala keracunan tersebar di dua lokasi penanganan. Sebanyak 82 orang mendapatkan perawatan di Puskesmas Sindangratu, dengan rincian 42 orang menjalani rawat inap, 11 orang dalam tahap observasi, dan 29 orang hanya menjalani pemeriksaan lalu diperbolehkan pulang.

Sementara itu, 33 warga lainnya ditangani di Puskesmas Bungbulang, terdiri atas 29 pasien rawat inap dan 4 pasien observasi. Seluruhnya berhasil ditangani tanpa ada yang harus dirujuk ke RSUD Garut.

“Mayoritas pasien mengalami dehidrasi sedang, namun tidak ada yang sampai harus dirujuk ke Rumah Sakit Garut,” ujar Muslih.

Baca Juga:

Begini Kondisi Federico Barba Setelah Mengalami Keracunan Makanan

Netanyahu Keracunan Makanan, Begini Kondisinya!

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan uji laboratorium bersama Dinas Kesehatan Garut untuk memastikan penyebab keracunan massal tersebut.

“Situasi di lokasi dalam keadaan terkendali, dan saat ini menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti keracunan massal tersebut,” katanya.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City