Wow! Segini Statistik Limbah Plastik di Indonesia

Statistik Limbah Plastik di Indonesia
Ilustrasi. (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Di Indonesia, limbah plastik menjadi isu utama yang menjadi pr dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan statistik data SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional), timbulan limbah sampah di Indonesia pada tahun 2023 sebesar 69,9 juta ton, termasuk sampah plastik .

Berdasarkan data di atas, komposisi sampah yang paling mendominasi di Indonesia yaitu sampah sisa makanan sebesar 41,60% dan sampah plastik sebesar 18,71%. Sedangkan dari sisi sumber sampah, paling banyak berasal dari Rumah Tangga dengan prosentasi sekitar 44,37%.

Menurut data Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), Indonesia menjadi negara penghasil sampah plastik terbesar kedua setelah China.

Salah satu tantangan terbesar adalah rendahnya tingkat daur ulang limbah plastik. Dari total limbah plastik yang dihasilkan, hanya sekitar 10% yang didaur ulang. Sisanya, sekitar 90%, berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) atau mencemari lingkungan, termasuk lautan.

Akibatnya, Indonesia juga dikenal sebagai salah satu penyumbang terbesar sampah plastik di lautan dunia. Setiap tahunnya, diperkirakan sekitar 1,29 juta ton sampah plastik masuk ke laut, yang memberikan dampak buruk bagi ekosistem laut.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program dan kebijakan. Salah satunya adalah target untuk mengurangi 30% produksi sampah plastik hingga tahun 2025 dan meningkatkan daur ulang hingga 70%.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan kantong plastik berbayar di beberapa daerah, serta memperkuat aturan terkait pengelolaan sampah melalui Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

BACA JUGA: UI Kembangkan Inovasi Limbah Plastik Jadi Teknologi Penangkap CO2

Tingginya angka statistik limbah plastik di Indonesia memerlukan berbagai upaya mengurangi limbah plastik, seperi daur ulang.

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun