JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Hambatan bahasa dalam berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan tampaknya akan segera menjadi masa lalu. WhatsApp, platform pesan milik Meta, dikabarkan tengah mengembangkan inovasi besar berupa fitur terjemahan pesan otomatis yang terintegrasi langsung di dalam ruang obrolan.
Fitur ambisius ini dirancang khusus untuk memudahkan interaksi antar-pengguna yang memiliki latar belakang bahasa berbeda, baik dalam percakapan pribadi maupun grup, tanpa perlu berpindah ke aplikasi penerjemah eksternal.
Berdasarkan laporan terbaru dari WABetaInfo, pengembangan fitur ini pada ekosistem iOS menunjukkan kemajuan signifikan. Berbeda dengan sistem terjemahan berbasis awan (cloud) yang umum digunakan, WhatsApp memilih pendekatan yang jauh lebih aman dan privat.
Proses penerjemahan akan dilakukan sepenuhnya secara lokal di dalam perangkat pengguna melalui sistem API milik Apple. Artinya, isi pesan tidak perlu dikirim ke server luar atau pihak ketiga untuk diproses. Hal ini memastikan bahwa standar keamanan enkripsi ujung ke ujung (end-to-end encryption) yang menjadi keunggulan WhatsApp tetap terjaga sepenuhnya.
Untuk menjalankan fitur ini, pengguna nantinya akan diminta mengunduh paket bahasa tertentu terlebih dahulu. Langkah ini memungkinkan proses terjemahan berjalan lancar bahkan saat perangkat tidak terhubung ke koneksi internet, sekaligus memperkuat perlindungan privasi data pengguna.
Dalam versi beta terbaru yang tersedia melalui program TestFlight, WhatsApp terlihat sedang menyederhanakan cara kerja fitur ini. Jika sebelumnya pengguna harus memilih pesan satu per satu untuk diterjemahkan, sistem baru ini memungkinkan penerjemahan terjadi secara otomatis (real-time).
Baca Juga:
WhatsApp Jadi Senjata Baru Industri Fintech, Bisa Bayar PayLater!
WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends di Status, Mirip Stories Instagram!
Beberapa poin utama mengenai mekanisme fitur ini meliputi:
- Aktivasi melalui Info Obrolan
Pengguna dapat mengaktifkan opsi terjemahan otomatis melalui menu pengaturan di dalam info obrolan tertentu.
- Personalisasi Bahasa
Di menu tersebut, pengguna bebas menentukan bahasa asal dan bahasa tujuan yang diinginkan.
- Dukungan Bahasa Luas
Pada tahap awal, fitur ini diprediksi akan mendukung hingga sekitar 20 bahasa populer di dunia.
- Kontrol Pengguna
Meski pesan diterjemahkan secara otomatis saat masuk, pengguna tetap diberikan opsi untuk melihat naskah asli atau menghapus hasil terjemahan melalui menu yang tersedia.
Batasan pada Percakapan Grup
Meski fitur ini direncanakan hadir untuk obrolan pribadi dan grup, terdapat catatan teknis penting terkait penggunaannya di ruang publik atau grup besar.
Sistem terjemahan otomatis ini dilaporkan hanya akan bekerja di dalam grup jika seluruh anggota menggunakan bahasa yang sama sebagai basis. Jika terdapat perbedaan bahasa yang terlalu beragam dalam satu grup—meskipun bahasa tersebut didukung oleh sistem—maka fitur terjemahan otomatis kemungkinan besar tidak akan berjalan secara maksimal untuk menjaga akurasi konteks percakapan.
Saat ini, fitur terjemahan otomatis tersebut masih dalam tahap pengembangan intensif dan uji coba terbatas pada kalangan pengguna beta. Belum ada tanggal pasti kapan fitur ini akan digulirkan secara global ke seluruh pengguna iOS, namun diperkirakan akan hadir dalam pembaruan besar WhatsApp pada periode mendatang di tahun 2026.
Kehadiran fitur ini diprediksi akan memperkuat posisi WhatsApp dalam persaingan aplikasi pesan global, terutama dalam mendukung produktivitas bisnis lintas negara dan konektivitas sosial internasional.











