Wacana ‘War Ticket’ Haji Disoal, AMPHURI Minta Kajian Mendalam demi Keadilan Jamaah

jemaah haji. war ticket haji
Ilustrasi. (Humas Kemenag Aceh)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menilai wacana penerapan mekanisme war ticket haji sebagai langkah awal mencari solusi atas panjangnya antrean haji di Indonesia. Namun, kebijakan tersebut dinilai harus dikaji secara komprehensif sebelum diterapkan.

Sekretaris Jenderal AMPHURI, Zaky Zakaria, menegaskan bahwa setiap kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan ibadah harus mempertimbangkan aspek keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan umat.

“Kami mendukung setiap upaya positif pemerintah, tetapi kebijakan seperti ini perlu kajian mendalam agar tetap adil dan sesuai prinsip pelayanan haji,” ujarnya.

Skema “War Ticket” Masih Abu-abu

Zaky menjelaskan, konsep war ticket haji pada dasarnya mengarah pada sistem seleksi cepat, siapa cepat, dia dapat dengan harga dan program yang telah ditentukan pemerintah. Namun, hingga kini, detail teknis pelaksanaannya masih belum jelas.

Menurutnya, implementasi kebijakan ini harus tetap mengacu pada Undang-Undang yang mengatur penyelenggaraan haji, agar tidak menimbulkan ketimpangan dalam pelayanan.

Antrean Bukan karena BPKH

AMPHURI juga meluruskan anggapan bahwa panjangnya antrean haji disebabkan oleh keberadaan BPKH. Zaky menegaskan antrean sudah terjadi jauh sebelum lembaga tersebut berdiri.

“Antrean sudah muncul sejak lama, bahkan sebelum BPKH beroperasi. Ini masalah struktural, bukan karena pengelolaan dana haji,” jelasnya.

Ia menyebut sejumlah faktor utama penyebab antrean, seperti keterbatasan kuota global, pertumbuhan populasi Muslim, meningkatnya minat berhaji, hingga naiknya daya beli masyarakat.

Baca Juga:

Simak! Syarat Daftar dan Biaya Haji Plus 2025

Potensi Ketimpangan dan Gejolak Sosial

AMPHURI menilai skema war ticket berpotensi menimbulkan ketidakadilan, terutama bagi calon jamaah yang telah menunggu puluhan tahun. Selain itu, sistem ini dikhawatirkan akan menyulitkan masyarakat kurang mampu dan memicu kecemburuan sosial.

Dari sisi keuangan, perubahan sistem juga akan berdampak pada dana kelolaan haji yang saat ini mencapai ratusan triliun rupiah, sehingga membutuhkan mekanisme yang jelas dan transparan.

Usulan Solusi Alternatif

Sebagai jalan tengah, AMPHURI mengusulkan beberapa opsi, seperti:

  • Pemanfaatan sisa kuota haji tahunan sebagai proyek percontohan
  • Penggunaan kuota tambahan
  • Penerapan sistem ganda antara haji reguler (antrean) dan program non-antrean berbasis kemampuan

“Wacana ini patut diapresiasi, tetapi harus dijalankan dengan hati-hati, berbasis data, dan tidak mengabaikan prinsip keadilan serta keberlanjutan sistem,” tutup Zaky.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan pendataan terhadap seluruh pondok pesantren (ponpes) terlebih dahulu.
Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sejumlah ruko di Blok 3 kawasan Pasar Soreang dilaporkan ambruk pada...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...