Viral Baliho Dandim Sukoharjo dengan Prabowo-Gibran, Tim Hukum Ganjar-Mahfud Minta Diusut Tuntas

Program Prabowo-Gibran
Prabowo-Gibran (Tangkapan Layar YouTube Merdeka)

Bagikan

JAKARTA,TM.ID: Foto bahliho Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, viral di media sosial.

Baliho itu terpasang di area persawahan di Kabupaten Sukoharjo. Dalam foto tampak tidak diambil dalam satu momen, melainkan hanya disandingkan melalui editan foto.

Tak banyak yang tertulis di baliho berlatar warna putih tersebut. Hanya ada foto yang disandingkan dengan satu kalimat yang merujuk sebagai dukungan. ‘Selamat dan Sukses’, bunyi tulisan dalam baliho tersebut. Pihak TNI menyebut baliho itu dipasang oleh orang tak bertanggung jawab, dan akan mencari sosok yang memasangnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Eksekutif Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud MD, Finsensius Mendrofa mendukung, pihak TNI AD untuk menelusuri serta menyelidiki siapa yang memasang baliho tersebut. Karena, itu sangat menganggu netralitas TNI dalam Pemilu 2024.

“TNI harus sesegera mungkin mencari tahu siapa yang memasang baliho itu, usut tuntas. Jangan sampai masyarakat menaruh ketidakpercayaan kepada TNI. Lalu TNI dinilai berpihak ke salah satu paslon. Itu tidak boleh terjadi,” kata Finsen dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/1/2024).

Finsen mengingatkan TNI, termasuk juga Polri, untuk benar-benar menjaga netralitas dalam Pemilu, serta memastikan pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan aman dan damai. Apalagi Presiden Joko Widodo juga sudah berkali-kali mengingatkan akan netralitas ini.

BACA JUGA: Ivan Gunawan Dukung Prabowo Subianto? Igun Sebut Duo Gemoy

Selain itu, Finsen juga berharap Panglima TNI jangan segan-segan untuk menindak tegas jika ada anggotanya yang terbukti melanggar. Karena, ketika ada oknum TNI yang tidak netral, maka yang tercoreng adalah institusi militer secara keseluruhan, dan masyarakat makin tidak percaya. Tentu hal seperti itu tidak diinginkan.

“Makanya, harus diusut tuntas siapa yang bermain dibalik pemasangan baliho itu. Karena itu terkesan berpihak ke salah satu paslon. TNI harus terbuka jika menemukan pelakunya. Siapapun dia,” tukas Finsen.

Sebelumnya diberitakan, pihak TNI AD, menggandeng kepolisian setempat, akan mencari pelaku yang diduga memasang baliho bergambar Dandim 0726/Sukoharjo yang disandingkan bersama Prabowo-Gibran.

“Jajaran TNI AD dan Kepolisian Sukoharjo saat ini sedang menyelidiki dan mencari siapa provokator pemasangan baliho tersebut,” kata
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Kristomei Sianturi, Jumat (12/1/2024).

Ia menilai adanya baliho itu sebagai bentuk provokasi dan penggiringan opini seolah TNI AD tidak netral dalam Pemilu 2024. Kristomei mengatakan TNI AD memegang komitmen netralitas.

“Bahwa TNI AD sudah jelas, tetap memegang teguh komitmen netralitas sesuai apa yang diamanatkan dalam undang undang. Netralitas TNI dalam Pemilu 2024 adalah harga mati,” kata dia.

(Agus Irawan/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
highway hypnosis-1
Cara Mencegah Highway Hypnosis, Dijamin Mudik Lancar!
highway hypnosis
Sering Mengintai Saat Mudik, Apa Itu Highway Hypnosis?
Anime Devil May Cry
Anime Devil May Cry Resmi Tayang di Netflix, Penantian 7 Tahun Terbayar
Bidaah
Drama Web Malaysia ‘Bidaah’ Jadi Perbincangan, Angkat Tema Sekte Keagamaan
Red Sparks
Red Sparks Kandas di Final, Pelatih Ko Hee-jin Tegaskan Tak Akan Menyerah
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Daihatsu akan Pindah ke Toyota Tahun 2025, Benarkah?

4

Nelayan RI Sugiyanto di Korsel Diangkat Jadi Duta Pekerja Migran

5

Viral! Desa di Klaten Beri THR Rp200 Ribu per Warga, Termasuk Bayi
Headline
arus balik
Waspada Pemudik ke Jakarta, Korlantas Ungkap Perkiraan Arus Balik Mudik 2025
Korsel Segera Gelar Pemilu Setelah Presiden Yoon Resmi Dicopot
Korsel Segera Gelar Pemilu Setelah Presiden Yoon Resmi Dicopot
Aturan Baru Polri untuk Jurnalis Asing Dinilai Bisa Hambat Kebebasan Pers!
Aturan Baru Polri untuk Jurnalis Asing Dinilai Bisa Hambat Kebebasan Pers!
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.