Verrell Bramasta Jadi Duta Maritim TNI AL, Netizen Malah Ungkit Video Jemur Ikan

Verrell Bramasta
Verrell Bramasta (instagram/@bramastavrl)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Nama Verrell Bramasta kembali jadi perbincangan hangat usai ia resmi ditunjuk sebagai Duta Maritim pertama TNI Angkatan Laut (TNI AL). Namun, bukan hanya kabar penunjukannya yang ramai dibicarakan, melainkan juga video lawasnya yang tiba-tiba viral kembali dan memicu kontroversi.

Aktor yang kini juga menjabat sebagai anggota DPR RI itu dikukuhkan langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata. Ini merupakan penunjukan simbolis pertama bagi figur sipil dalam sejarah TNI AL.

Lewat akun Instagram pribadinya, Verrell mengungkapkan rasa syukur dan tanggung jawab besar atas kepercayaan yang diberikan.

“Hari ini, saya menerima amanah sebagai Duta Maritim TNI Angkatan Laut,” tulis Verrell.

“Sebuah kehormatan yang tidak hanya menyentuh hati saya secara pribadi, karena ikatan batin dengan TNI AL sudah menjadi bagian dari sejarah keluarga tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu berwujud jabatan struktural ataupun berbasis imbalan,” tambahnya.

Baca Juga:

Verrell Bramasta Tanggapi Isu “Gemoy” dengan Santai

Ngeri! Pengeroyokan Brutal di Baleendah Bandung Terekam CCTV, Korban Meregang Nyawa

Video lawas Verrell Bramasta

Sebagai Duta Maritim, Verrell diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara TNI AL dengan masyarakat, terutama generasi muda. Ia akan mempromosikan berbagai program kemaritiman seperti olahraga air, ketahanan pangan, dan kampanye peduli lingkungan.

Namun, di balik penghargaan tersebut, publik justru dibuat ramai oleh unggahan video lama Verrell saat sedang syuting di tempat penjemuran ikan. Dalam video itu, Verrell terlihat canggung saat melihat proses penjemuran.

“Ini dikumpulin ikan-ikannya, terus seperti yang kalian lihat, dijemurnya seperti ini,” ucapnya dalam video.

Momen puncaknya terjadi ketika seorang teman Verrell iseng menepukkan ikan mentah ke tangannya. Verrell pun tampak sangat terkejut dan menunjukkan ekspresi tidak nyaman.

“Sebel banget gue,” ujarnya sambil mengernyit.

Video ini menuai kritik dari netizen yang mempertanyakan ketulusan dan kelayakan Verrell sebagai Duta Maritim. Komentar pun bermunculan di media sosial, terutama di platform X (dulu Twitter).

Meski menuai kritik, TNI AL tampaknya melihat penunjukan Verrell sebagai strategi memperluas literasi maritim di kalangan anak muda. Dengan popularitas dan pengaruhnya di media sosial, Verrell dinilai mampu menjangkau audiens yang selama ini belum terlibat dalam isu-isu kelautan.

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City