Utang TNI AL ke Pertamina Tembus Rp5,45 Triliun, Berharap Dihapus!

utang TNI AL
(TNI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — TNI Angkatan Laut (AL) menghadapi persoalan serius terkait tunggakan pembayaran Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada PT Pertamina (Persero) yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan, hal ini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI, dikutip Selasa (29/4/2025).

Muhammad Ali menjelaskan, total tunggakan BBM TNI AL kini mencapai Rp5,45 triliun. Rinciannya, tunggakan lama sebesar Rp2,25 triliun, ditambah kewajiban pembayaran baru sebesar Rp3,2 triliun.

“Kemarin ada tunggakan bahan bakar Rp2,25 triliun, dan saat ini kita sudah dikenakan membayar lagi Rp3,2 triliun. Ini sangat mengganggu kegiatan operasional. Harapannya tunggakan ini bisa diputihkan,” ujarnya.

Menurut Ali, beban utang tersebut telah menghambat operasional harian TNI AL. Ia menilai perlu ada solusi, termasuk penghapusan tunggakan, agar operasional pertahanan laut tetap berjalan optimal.

Ali juga mendorong agar ke depan pengelolaan BBM untuk kebutuhan operasional TNI dilakukan terpusat di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan), bukan lagi menjadi beban masing-masing matra.

“Kalau bisa pengelolaan bahan bakar dikelola Kemhan langsung, jadi tidak menjadi masalah di masing-masing angkatan,” katanya.

Ia menambahkan, kebutuhan BBM di lingkungan TNI AL sangat besar. Bahkan dalam kondisi kapal tidak berlayar, mesin tetap harus menyala untuk menjaga fungsi sistem-sistem vital di dalam kapal, seperti pendingin ruangan dan alat elektronik.

“Kapal walaupun diam, dieselnya tetap hidup untuk AC. Kalau AC dimatikan, peralatan elektronik akan rusak. Itu bahayanya,” ungkap Ali.

Baca Juga:

Rieke Diah Pitaloka Bela Mbah Tupon, Lansia 68 Tahun Korban Sindikat Mafia Tanah

Segera Tukar! BI Resmi Tarik Empat Pecahan Rupiah Ini

Selain itu, Ali mengeluhkan harga BBM yang digunakan TNI AL masih mengikuti harga industri, bukan harga subsidi. Ia berharap, seperti Polri, TNI AL juga bisa mendapatkan keringanan harga bahan bakar.

“Polri sudah mendapatkan subsidi, kita berharap TNI juga bisa mendapatkan hal yang sama,” ujarnya.

Ali juga menyoroti penggunaan BBM jenis B35 yang saat ini diwajibkan. Menurut dia, penggunaan B35 di kapal-kapal tertentu menyebabkan filter bahan bakar lebih cepat kotor dan harus sering diganti, yang berujung pada kenaikan biaya operasional.

“Penggunaan B35 menyebabkan filter harus lebih sering diganti. Jadi biayanya menjadi lebih besar lagi,” jelasnya.

Terkait masalah ini, Komisi I DPR RI menyatakan akan membahas lebih lanjut usulan penghapusan utang dan solusi pembiayaan operasional BBM untuk TNI bersama Kementerian Pertahanan dan kementerian terkait lainnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran pertahanan, khususnya untuk logistik bahan bakar, masih menghadapi tantangan besar. Diperlukan langkah strategis agar kesiapan operasional TNI AL tidak terganggu di tengah situasi global yang dinamis.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri