Usai Malak Rokok dan Bawa-bawa Kasat Narkoba, Preman Viral di Medan Dijemput Polisi!

preman rokok
(Tangkap layar/Instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang pria berinisial RFA (23) yang sempat viral lantaran disebut preman dengan memalak warung dengan mengaku sebagai anak Kasat Narkoba Polrestabes Medan akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Polisi meringkus bersangkutan di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah RFA diketahui terlibat dalam aksi pemerasan.

Kepala Unit Reskrim Polsek Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, mengonfirmasi penangkapan itu saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis (24/7/2025).

“Sudah diamankan,” ujarnya, diktuip Sabtu (26/07/2025).

Parulian mengungkapkan bahwa RFA melakukan pemerasan disertai kekerasan, dengan menakuti seorang pedagang sambil membawa senjata tajam demi mendapatkan rokok.

“Masih diperiksa lebih lanjut,” tambahnya.

Selama proses penyelidikan, Parulian turut membagikan sebuah video pernyataan dari pelaku. Dalam rekaman itu, dengan pasrah ia meminta maaf kepada korban dan semua pihak yang merasa dirugikan atas tindakannya.

“Saya juga meminta maaf kepada Bapak Kasat Narkoba Polrestabes Medan karena mencatut atau membawa namanya,” ungkap RFA.

Ia juga menyatakan penyesalannya kepada masyarakat atas kegaduhan yang telah terjadi dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Diberitakan sebelumnya, Jagat maya dibuat geram dengan aksi preman memalak pedagang warung sembako tengah di wilayah Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial.

Dari video rekaman CCTV yang sudah beredar di media sosial, pria yang bertindak premanisme itu mengenakan kaus berwarna abu-abu terlihat melakukan aksi pemalakan.

Bahkan, tingkah laku yang arogannya itu, sampai-sampi mengaku sambil sebagai anak dari Kasat Narkoba Polrestabes Medan.

Awalnya, dari rekaman berdurasi pendek itu, pria itu mendekati seseorang berbaju biru yang baru saja membeli sebatang rokok. Ia meminta rokok kepada pria tersebut, lalu menyuruhnya meminta tambahan rokok dari pedagang yang menjadi korban.

Korban pun memberikan sebatang rokok seperti yang diminta. Namun, tanpa alasan yang jelas, pria tersebut malah membentaknya sambil mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

BACA JUGA:

Viral! Sejoli Gelap-gelapan Diduga Mesum di Kawasan Stadion Pakansari

Viral Polantas Minta SIM Jakarta, Polda Metro sebut hanya Istilah?

“Eh aku anak Kasat Narkoba Polrestabes Medan. Coba kau cek di Google,” ujar pria tersebut dalam video.

Karena merasa takut, korban akhirnya menyerahkan satu bungkus rokok sesuai permintaan pelaku. Setelah memaki korban, pria itu langsung meninggalkan lokasi.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City