Update Kasus TPPO Ginjal: Transplantasi Dilakukan di RS Militer Kamboja

update kasus pelecehan miss universe
Kombes Pol Hengki Haryadi
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TM.ID: Proses transplantasi ginjal yang dilakukan sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) penjualan ginjal jaringan Bekasi-Kamboja, berlangsung di Rumah Sakit Preah Ket Mealea, sebuah RS Militer Kamboja. Demikian update kasus TPPO ginjal, sebegaimana disampaikan Polda Metro Jaya.

Pada periode bulan Mei sampai Juni 2023, para anggota sindikat itu memberangkatkan 31 orang Indonesia ke Kamboja, yang hendak menjual ginjalnya di sana.  Masing-masing korban mendapat imbalan sebesar Rp135 juta.

BACA JUGA: Hanim Tersangka TPPO Penjualan Ginjal, Ungkap Cara Ngecoh Imigrasi

Update Kasus TPPO Ginjal

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan bahwa rumah sakit militer itu terletak di ibu kota Kamboja, Phnom Penh.

“Iya, RS militer di Phnom Penh,” ujar Hengki dalam keterangannya, dikutip dari PMJ News, Sabtu (22/7/2023).

Karena rumah sakit itu berada di bawah kuasa militer negara setempat, maka menjadi kesulitan tersendiri bagi Tim Gabungan penyelidikan kasus TPPO tersebut. Personil yang tergabung dalam tim tersebut di antaranya dari jajaran Divhubinter dan Polda Metro Jaya.

“Kami bentuk tim dengan Kadivhubinter, Bareskrim Polri bagaimana misi kita pertama menyelamatkan agar tidak terjadi transplantasi itu. Mencegah,” ujar Hengki.

BACA JUGA: Peran Aipda M Dalam Kasus TPPO Penjualan Ginjal, Mengkaburkan Barbuk!

Pendonor Ginjal Umumnya Alami Kesulitan Keuangan

Sebelumnya Hengki menjelaskan, korban yang menjadi sasaran para pelaku adalah orang-orang yang mengalami kesulitan keuangan. Kondisi rentan itu mereka manfaatkan dengan menawarkan uang Rp135 juta sebagai imbalannya.

“Imbalannya Rp135 juta apabila bersedia menjadi donor ginjal,” kata Hengki.

Sebetulnya, jelas Hengki, dari hasil penjualan ginjal itu jaringan pelaku memperoleh uang Rp200 juta per korban. Mereka mengambil selisih kelebihan Rp65 juta dari pembeli ginjal.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun