UIN Suaka Tak Tinggal Diam, Raihan Terancam DO dari Kampus

raihan uin
Raihan Mufazzar. (TikTok/leylederri)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suaka) Riau akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap Raihan Mufazzar buntut aksi pembacokan terhadap mahasiswi Faradilla Ayu Pramesti.

Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Magfirah Ibu Abu Bakar, menyatakan tim kode etik kampus tengah bekerja dan rekomendasi akhir sangat mungkin mengarah pada pemberhentian atau drop out (DO).

Menurutnya, tindakan pelaku masuk kategori pelanggaran berat dan mencoreng nama baik institusi.

“Kalau kita lihat pasalnya ini memang kesalahan berat, tim sedang kerja dan bisa jadi rekomendasi akhirnya adalah diberhentikan atau DO,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Untuk proses pidana, kampus menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Kronologi Pembacokan di Kampus

Peristiwa itu menimpa Faradilla (23) saat hendak mengikuti sidang proposal skripsi pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pandra Zahwani Arsyad, menjelaskan korban mengalami tiga luka sayatan dan tusukan di bagian kepala, punggung, dan lengan.

Pelaku datang dengan membawa senjata tajam berupa parang dan langsung menghampiri korban. Setelah kejadian, pihak kampus segera menghubungi Polsek Bina Widya melalui call center 110. Pelaku kemudian ditangkap di lokasi.

Korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Baca Juga:

Plot Twist Kasus UIN Suska, Hubungan Terlarang Reyhan dan Fara Terkuak

Momen Kebersamaan Fara dan Raihan Saat KKN, Berujung Tragedi Pembacokan

Menurut keterangan kepolisian, motif sementara diduga karena sakit hati atau dendam. Pelaku dan korban disebut memiliki hubungan dekat sebelumnya.

Pandra menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Aparat masih mendalami motif serta mengumpulkan alat bukti tambahan.

Kasus ini memantik perhatian luas karena terjadi di lingkungan akademik dan saat korban hendak menjalani proses akademik penting.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City