Kabar Terbaru Fara UIN Suska, Kondisi Mental Tertekan Lantara Video Pribadi Beredar

fara uin
(TikTok/adegosiplagi)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Kabar terbaru datang dari Faradilla Ayu Pramesti (23), mahasiswi UIN Suska Riau yang menjadi korban pembacokan pada 26 Februari 2026 lalu.

Setelah sempat menjalani operasi besar akibat luka serius di bagian kepala, kondisi Fara kini berangsur membaik. Perkembangan tersebut menjadi angin segar di tengah perhatian publik yang terus mengikuti kasus ini.

Ibunda Fara menyampaikan bahwa putrinya menunjukkan progres signifikan dalam masa pemulihan.

“Alhamdulillah dia sudah bisa duduk, walaupun masih ada rasa pusing. Kemudian alhamdulillah hari ini dia sudah mulai bisa berdiri,” ungkap sang ibu, melasnir Indopop, Kamis (5/3/2026).

Meski demikian, Fara masih berada dalam pengawasan intensif tim medis untuk mencegah komplikasi pascaoperasi.

Secara fisik, kondisinya membaik. Namun proses pemulihan total masih membutuhkan waktu.

Pendampingan Psikologis

Selain kondisi fisik, aspek mental Fara kini turut menjadi sorotan. Beredarnya video pribadinya bersama pelaku di media sosial menambah tekanan psikologis di tengah masa pemulihan.

Pihak kepolisian disebut telah memberikan pendampingan psikologis kepada korban. Langkah ini dinilai penting untuk membantu Fara menghadapi trauma akibat insiden kekerasan yang dialaminya.

Di sisi lain, tersangka Raihan Mufazzar (22) juga mendapat pendampingan psikologis melalui bagian psikologi Biro SDM Polda Riau. Dalam pemeriksaan, ia mengaku menyesali perbuatannya yang dilatarbelakangi rasa sakit hati.

Latar Belakang Hubungan yang Rumit

Kasus ini bermula dari dinamika hubungan pribadi antara korban dan pelaku. Raihan disebut memiliki kedekatan dengan Fara, sementara Fara diketahui telah menjalin hubungan jarak jauh dengan kekasihnya yang bekerja di Batam.

Kedekatan tersebut memicu konflik ketika Raihan meminta kejelasan status hubungan namun tidak mendapatkan jawaban sesuai harapan.

Pihak kepolisian kini menangani kasus tersebut secara hukum. Raihan terancam hukuman pidana hingga 15 tahun penjara serta sanksi akademik berupa kemungkinan drop out.

Respons Publik yang Beragam

Kasus ini memicu berbagai komentar di media sosial. Sebagian warganet memberikan dukungan moral bagi korban, sementara lainnya melontarkan kritik terhadap dinamika hubungan yang terjadi.

“Habis ini tobat ya dek. Gak semua orang baik2 aja saat dipermainkan perasaannya. Ada jg yg nekat kek si raihan ini. Yuk tobat yuk,” ujar dcstudio***.

“ya gimana ya udah resiko pacaran di rekam gak sih? mikir sampe sini GK kemren?” tutur heloo***.

“Ga membenarkan penusukan nya ya, tp ketika mau main api seumuran mereka pasti sdh tau resikonya,” ungkap gtrimat***.

“Bener sih, jgn mau hancur sendirian. Tapiiiii jgn di bacox juga,” ungkap mutiara***.

Namun demikian, aparat penegak hukum menegaskan bahwa tindakan kekerasan tetap merupakan tindak pidana yang harus diproses sesuai hukum, terlepas dari latar belakang persoalan pribadi.

Baca Juga:

Drama Kasus UIN Suska Bersambung, Pacar Fara Ngaku Apes Dua Kali Dikhianati

Plot Twist Kasus UIN Suska, Hubungan Terlarang Reyhan dan Fara Terkuak

Di tengah berbagai opini publik, hal terpenting saat ini adalah pemulihan Fara secara menyeluruh, baik fisik maupun mental.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik relasi personal harus diselesaikan dengan komunikasi sehat, bukan kekerasan.

Proses hukum terhadap tersangka terus berjalan, sementara keluarga berharap Fara dapat pulih sepenuhnya dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DSC09705
DPRD Kota Bekasi Peringati HUT ke-29, Tegaskan Sinergi untuk Wujudkan Kota yang Semakin Maju dan Sejahtera
WhatsApp Image 2026-04-21 at 10.15
DPRD Kota Bekasi Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Akuntabilitas
WhatsApp Image 2026-06-22 at 16.00
DPRD Kota Bekasi Apresiasi Pentas Seni SDN Kali Baru III, Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berprestasi
WhatsApp Image 2026-06-25 at 15.49
DPRD Kota Bekasi Perketat Pengawasan Penyaluran Dana Hibah RW Rp100 Juta Tahun Anggaran 2026
DSC06952
DPRD Kota Bekasi Minta Klarifikasi Dugaan Pemotongan TPP dan Pelecehan Seksual di Satpol PP
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital
WhatsApp Image 2026-07-07 at 15.13
Farhan Salurkan Bantuan Baznas Rp25 Juta untuk Korban Kebakaran Ponpes Al-Falah Dago