Tim Ilmu Gizi UMS Raih Emas di Ajang Inovasi ASEAN 2026 Lewat Permen Anti-Kecemasan

Produk inovasi Calmio Candy karya mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi UMS (Foto: Dok: UMS).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Tim Program Studi Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih medali emas dalam kompetisi Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Kompetisi tersebut berlangsung pada 10–12 Februari 2026 di Universitas Diponegoro, Semarang.

Tim UMS yang dipimpin Erina Az-Zahra, bersama Naila Aufa Kamila, Az-Zahra Amelia Amien, dan Salsabila Isnaini, menghadirkan inovasi pangan fungsional berbentuk permen bernama Calmio Candy, yang dirancang khusus untuk membantu penderita anxiety disorders (gangguan kecemasan).

Calmio Candy terbuat dari bahan alami hasil perpaduan magnesium, L-theanine, serta jamur salju (Tremella fuciformis) yang mengandung vitamin B6.

Perwakilan tim, Naila Aufa Kamila, menjelaskan inovasi tersebut lahir dari keresahan terhadap tingginya angka kecemasan di kalangan remaja, khususnya mahasiswa.

“Kita rancang pangan fungsional berbentuk permen agar anak muda tertarik dan praktis. Produk ini terbuat dari bahan-bahan alami, berbeda dengan obat atau kapsul yang biasanya punya efek samping,” ujar Naila, dikutip dari laman resmi UMS, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:

Shredtics, Inovasi Mahasiswa UM: Alat Cacah Plastik Portabel Ramah Lingkungan

Menurut tim, Calmio Candy memiliki keunggulan dibanding produk sejenis karena menggabungkan tiga komponen utama dalam satu produk, yakni L-theanine, magnesium, dan vitamin B6, yang diformulasikan khusus untuk membantu meredakan kecemasan. Produk lain umumnya hanya menggunakan satu komposisi aktif.

Dalam proses pengembangan, tim mengaku menghadapi berbagai kendala teknis. Produk harus diulang hingga empat kali untuk mendapatkan tekstur yang sesuai. Dewan juri juga memberikan masukan agar tim menambahkan emulsifier agar tekstur permen tidak mudah cair.

“Tantangannya lebih ke tekstur. Kami harus mengulang tiga sampai empat kali. Karena berbahan dasar gelatin yang harus disimpan di suhu dingin, produk sempat jamuran karena lupa disimpan di kulkas,” ujar Az-Zahra.

Dosen pembimbing tim, Dyah Intan Puspitasari, S.Gz., M.Nutr., turut berperan dalam pengembangan Calmio Candy. Dukungan juga datang dari Program Studi, Fakultas, hingga pihak universitas.

“Universitas mendukung penuh inovasi mahasiswa. Kami ingin memotivasi teman-teman di komunitas NutriCom agar bisa melihat bahwa kami mampu sampai di titik ini, dan berharap kader-kader lain bisa menyusul prestasi serupa,” kata Amel.

Prestasi ini menegaskan kontribusi mahasiswa UMS dalam pengembangan inovasi pangan fungsional berbasis sains yang tidak hanya kompetitif di tingkat nasional, tetapi juga di level regional ASEAN.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri