Tarik Pembeli Dengan Copywriting WhatsApp Ini!

Copywriting WhatsApp
Copywriting WhatsApp. (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Apabila Anda telah memutuskan melakukan pemasaran produk melalui WhatsApp, Anda harus tahu cara pendekatan yang unik dan menarik.

Selain gambar yang diperbagus, copywriting WhatsApp juga memiliki peran penting untuk mempengaruhi pelanggan.

Namun, perlu Anda ketahu copywriting pada WhatsApp berbeda dengan saluran lainnya, karena itu berikut tips membuat copywriting yang lebih menarik pada pemasaran produk lewat WhatsApp.

Copywriting WhatsApp

1. Pendek dan Singkat

Pesan singkat lebih mudah dicerna oleh pelanggan di WhatsApp, yang didesain untuk pesan singkat seperti SMS. Calon pelanggan biasanya akan cenderung melewatkan pesan yang panjang. Pesan yang singkat, jelas, dan langsung ke titik lebih disukai karena mudah dibaca.

Contoh: “Halo Sahabat, Sudah beli stok buah untuk minggu ini? Di BuahKu sedang ada promo hingga 50% loh. Yuk belanja sekarang!” Pesan ini hanya dua baris, tetapi informatif dan mudah dibaca.

2. Buat Ekstensi

Gunakan ekstensi untuk memberikan pilihan langkah selanjutnya kepada pelanggan. Ini membantu menjaga pesan tetap singkat dan menarik perhatian pelanggan untuk merespons.

Contoh: “Promo akhir tahun mulai dari diskon 20% hingga 70%! Pilih promo dengan membalas angka 1 untuk promo pakaian, balas 2 untuk promo barang rumah tangga, balas 3 untuk promo sepatu dan sandal.” Cara ini membuat pelanggan lebih interaktif dan memberikan kesempatan untuk menawarkan lebih banyak produk.

3. Gunakan Video dan Gambar

Tambahkan gambar atau video dalam pesan promosi untuk memperjelas visual. Gambar produk atau video penggunaan dapat menarik perhatian dan memberikan edukasi kepada pembeli.

Ini adalah strategi yang efektif untuk menarik perhatian pembeli dengan produk yang ditawarkan. Tambahkan teks yang menarik agar pesan lebih jelas.

4. Hindari Spamming Pesan

Spamming adalah hal yang paling tidak disukai dari pemasaran WhatsApp. Mengirim pesan terlalu banyak tanpa relevansi dapat membuat pelanggan meninggalkan Anda. Spamming sangat mengganggu bagi banyak orang.

Pastikan Anda mengirim pesan pada waktu yang tepat dan tidak terlalu sering. Sebaliknya, manfaatkan WhatsApp story untuk memberikan update terbaru.

Minta pelanggan untuk menyimpan nomor WhatsApp Anda agar dapat memanfaatkan WhatsApp story untuk promosi tanpa spamming.

BACA JUGA: 9 Langkah Menguasai Seni Copywriting di WhatsApp untuk Bisnis Online

Melalui cara copyWriting WhatsApp yang benar dan tepat ini, peluang Anda untuk promosi produk melalui aplikasi hijau semakin besar. Jadi, tunggu apalagi, praktikan sekarang!

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City