Tanggapi IHSG Anjlok, Airlangga Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Gratis Bea Masuk ke Eropa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/03/2024). (Sekretariat Presiden)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan secara keseluruhan fundamental ekonomi Indonesia masih kokoh kendati ada gejolak di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5 persen dan memaksa penghentian sementara perdagangan (trading halt) di bursa saham .

“Kalau dari segi fundamental kan kuat, kalau penurunan ini kan di berbagai negara naik turun biasa. Saham-saham negara lain, minggu lalu turun cukup dalam dan mungkin kemarin kita belum terlalu kena, baru berimbas 1-2 hari (kemudian),” kata Menteri Airlangga mengutip RRi, Rabu (19/3/2026)

Menteri Airlangga mengatakan core inflation masih rendah 2,48 persen dan masih positif. Selanjutnya Indeks Keyakinan Konsumen pada Februari 2025 masih tinggi 53,6 persen.

Adapun neraca perdagangan Indonesia hingga Februari 2025 tercatat surplus USD 6, 61 miliar dengan nilai ekspor tertinggi USD 14 miliar. Airlangga menyebut inflasi Indonesia terendah di ASEAN.

“Kita bisa lihat GFP growth kita dibandingkan Malaysia, Chile itu relatif masih tinggi. Inflasi kita salah satu yang terendah termasuk di ASEAN,” terangnya.

BACA JUGA:

IHSG Anjlok, BEI Lakukan Trading Halt

Pakar Ungkap Penyebab IHSG Tertekan: Dari Perang Dagang hingga Kasus Korupsi

Airlangga menyampaikan beberapa penyebab anjloknya IHSG. Pertama, kata Airlangga, faktor eksternal yakni pertemuan rutin Federal Open Market Committee (FOMC) meeting atau pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal, pasar menanti hasil pertemuan tersebut .

Selanjutnya, pasar juga masih menunggu hasil rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Faktor lain kata Airlangga, ada laporan keuangan emitem dan jebloknya salah satu grup yang mempengaruhi pergerakan IHSG.

“Laporan keuangan atau informasinya sudah keluar. Kan ini ada satu grup lah yang turunnya cukup dalam,” ujarnya.

Kemudian Menteri Airlangga menyoroti regulasi mekanisme trading halt 5 persen atau pembekuan sementara perdagangan. Regulasi tersebut diberlakukan pada saat COVID 19.

“Tentu kita melihat juga karena regulasi halt 5 persen itu kan kemarin diberlakukan saat COVID19. Tentu ini perlu ada review mengenai regulasi tersebut,” ucapnya.

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City