STTP Kampanye Itu Apa? Cek Penjelasannya!

STTP kampanye
(dengar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian RI Nomor 6 Tahun 2012, Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye adalah dokumen yang pejabat berwenang terbitkan kepada peserta pemilihan untuk mengesahkan penyelenggaraan kampanye sesuai dengan Surat Pemberitahuan Kampanye yang telah diajukan sebelumnya.

Surat ini berfungsi sebagai bukti bahwa kampanye tersebut telah diinformasikan pada pihak kepolisian dan telah disetujui untuk dilaksanakan.

Surat ini perlu untuk berbagai jenis kegiatan kampanye seperti pertemuan terbatas, rapat umum, pemasangan alat peraga, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan kampanye pemilihan.

Dengan adanya STTP kampanye, peserta kampanye dapat melaksanakan kegiatan kampanye mereka dengan aman dan tertib tanpa melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan Kampanye yang Memerlukan STTP

Ada beberapa jenis kegiatan kampanye yang memerlukan penerbitan STTP Kampanye, di antaranya:

  • Pertemuan dihadiri oleh kelompok tertentu untuk membahas program dan strategi kampanye.
  • Interaksi langsung antara peserta kampanye dengan pemilih untuk memperkenalkan visi, misi, dan program.
  • Penyebaran selebaran, brosur, atau materi kampanye lainnya kepada publik.
  • Penempatan spanduk, baliho, atau alat kampanye lainnya di tempat umum.
  • Pertemuan besar yang dihadiri oleh peserta kampanye dan pendukung untuk menyampaikan program secara masal.
  • Debat yang diikuti oleh calon pemimpin yang bertujuan untuk menyampaikan pandangan dan gagasan mereka kepada masyarakat.
  • Aktivitas lain yang tidak melanggar ketentuan kampanye dan peraturan perundang-undangan.

Semua kegiatan ini harus dilaporkan dan diajukan Surat Pemberitahuan Kampanye kepada pihak berwenang sebelum mendapatkan STTP Kampanye.

Proses Pembuatan STTP Kampanye

Proses penerbitan STTP Kampanye terdiri dari beberapa tahapan yang harus dilalui oleh peserta pemilihan. Berikut adalah tahapan-tahapan tersebut:

1. Penelitian Surat Pemberitahuan Kampanye

Tahap pertama adalah penelitian terhadap Surat Pemberitahuan Kampanye yang diajukan. Penelitian ini mencakup beberapa hal penting seperti:

  • Memastikan bahwa penyelenggara kampanye adalah pihak yang sah dan terdaftar sebagai peserta pemilihan.
  • Mengidentifikasi jenis kegiatan kampanye yang akan dilaksanakan.
  • Memastikan bahwa waktu pelaksanaan kampanye tidak bertentangan dengan jadwal yang telah ditetapkan.
  • Menentukan lokasi kampanye agar tidak mengganggu ketertiban umum.
  • Mencatat identitas dari juru kampanye yang akan menyampaikan materi kampanye.
  • Memperkirakan jumlah peserta yang akan hadir untuk memastikan keamanan selama kampanye berlangsung.
  • Mengatur penggunaan kendaraan angkutan yang digunakan untuk mengangkut peserta kampanye.
  • Menentukan rute perjalanan kampanye agar tidak menimbulkan kemacetan atau gangguan.

2. Koordinasi dengan Pihak Terkait

Sebelum Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye terbt, perlu koordinasi antara pejabat yang berwenang dengan pihak-pihak terkait sesuai dengan tingkat kewenangan masing-masing. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan kampanye yang akan dilaksanakan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

3. Penandatanganan oleh Pejabat Berwenang

Setelah proses penelitian dan koordinasi selesai, STTP Kampanye akan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang, antara lain:

  • Di Tingkat Pusat: Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri atau Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri, atas nama Kapolri.
  • Di Tingkat Provinsi: Direktur Intelkam Polda atau Wakil Direktur Intelkam Polda, atas nama Kapolda.
  • Di Tingkat Kabupaten/Kota: Kapolres atau Wakapolres setempat.

4. Penerbitan dan Penyerahan

STTP Kampanye terbit paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan kampanye. STTP yang terbit harus memuat informasi lengkap mengenai:

  • Penyelenggara Kampanye: Identitas dan keabsahan penyelenggara.
  • Nama Penanggung Jawab Kampanye/Ketua Tim Kampanye: Orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kampanye.
  • Bentuk Kampanye: Jenis kegiatan kampanye yang akan dilaksanakan.
  • Waktu Kampanye: Tanggal dan jam pelaksanaan kampanye.
  • Tempat Kampanye: Lokasi yang digunakan untuk kampanye.
  • Identitas Juru Kampanye: Nama dan identitas juru kampanye.
  • Perkiraan Jumlah Peserta Kampanye: Estimasi jumlah peserta yang akan hadir.
  • Ketentuan Lain yang Harus Dipatuhi: Informasi tambahan yang harus dipatuhi oleh peserta kampanye.

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
najwa shihab wawancara jokowi

Jokowi Ingin Bangun Parpol yang Super Terbuka

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden ketujuh Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, partai politik yang ideal adalah partai yang inklusif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Partai

Read More »
Pemilu 2024

Himbauan Kapolri Mengenai Pemilu 2024

JAKARTA,TM.ID: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan agar perbedaan pendapat di pemilu 2024 tidak berujung pada konflik. Dia juga menilai perbedaan pendapat adalah suatu keniscayaan, maka

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...