BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras dalam kondisi aman hingga enam bulan ke depan. Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap pasokan menjelang akhir tahun.
“Untuk bulan Oktober dan November ini, kami sudah mulai menyalurkan sebagian cadangan pangan. Namun stok masih sangat mencukupi. Jika melihat kondisi saat ini, ketersediaan beras di Kota Bandung diperkirakan aman sampai enam bulan ke depan,” kata Gin Gin Ginanjar, Kamis (6/11/2025).
Gin Gin menambahkan, tahun ini menjadi periode dengan cadangan beras terbanyak dalam sejarah Perum Bulog. Secara nasional, stok beras mencapai 3 hingga 4 juta ton. Melimpahnya stok bahkan membuat Bulog kini mencari gudang tambahan karena fasilitas penyimpanan yang ada hampir penuh.
Baca Juga:
Bandung Jadi Salah Satu Kota Tur Nasional D’MASIV “Harmony for Tomorrow” 2026
DPRD Kota Bandung Dorong Pemerintah Optimalkan Pemetaan dan Pemberdayaan Tenaga Kesehatan
“Teman-teman Bulog sudah berkoordinasi dengan kami untuk mencari lokasi gudang tambahan. Kapasitas penyimpanan yang ada saat ini hampir tidak mencukupi,” jelasnya.
Gin Gin menambahkan, kondisi tersebut merupakan dampak positif dari kebijakan Bulog yang tetap menyerap hasil panen petani secara optimal. Langkah itu tidak hanya menjaga stabilitas harga di tingkat petani, tetapi juga memperkuat cadangan beras nasional.
“Dengan stok yang aman dan distribusi yang terus kami pantau bersama Bulog, masyarakat Kota Bandung tidak perlu khawatir akan kekurangan beras. Kami pastikan pasokan tetap stabil dan terjangkau,” tegasnya.
(Kyy/_Usk)











