Pemkot Bandung Siapkan Rp 200 Juta per RW Kawasan Bebas Sampah, Cair Mulai 2026!

Anggaran Pemkot Bandung Bebas Sampah
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong percepatan program Kawasan Bebas Sampah (KBS) di seluruh wilayah. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pemberian bantuan dana sebesar Rp 200 juta per RW bagi wilayah yang telah berhasil mewujudkan lingkungan bebas sampah.

Program ini merupakan bagian dari janji politik sekaligus komitmen Pemkot Bandung untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyebut bantuan tersebut ditargetkan bisa cair pada tahun 2026 bagi seluruh RW yang sudah dinyatakan sebagai KBS.

“Tahun 2026, Insyaallah semua RW yang sudah berstatus KBS akan menerima bantuan Rp 200 juta. Ini janji politik sekaligus motivasi agar semua RW berlomba menciptakan lingkungan bebas sampah,” kata Erwin di Balai Kota Bandung, Kamis (9/10/2025).

Berdasarkan data Forum RW Kota Bandung, terdapat 1.596 RW di seluruh kota. Setiap RW yang telah menjadi KBS akan mendapatkan bantuan Rp 200 juta, sementara RW yang belum memenuhi kriteria akan menerima Rp 100 juta.

Erwin menjelaskan, penggunaan dana bantuan nantinya akan dibahas bersama forum RW agar tepat sasaran. Selain untuk pengelolaan sampah, bantuan juga dapat dialokasikan bagi RW lain yang masih membutuhkan dukungan untuk menuju status KBS.

“Tidak semua RW punya kebutuhan yang sama. Kami akan musyawarahkan bersama Forum RW supaya ada sinergi dan bantuan bisa dimanfaatkan secara adil,” ucapnya.

Baca Juga:

Kota Bandung siap Jadi Jantung Dunia, AAYF 2025 Hidupkan Kembali Semangat Asia Afrika

Festival Baso Juara 2025, Kota Bandung Tunjukkan Wajah Baru Wisata Kuliner Dunia

 

Dana Rp 200 juta per RW tersebut akan diarahkan untuk berbagai kebutuhan prioritas, seperti penanganan sampah, pengentasan kemiskinan, pencegahan stunting, hingga perbaikan infrastruktur lingkungan.

“Kita akan hitung kembali total anggarannya, tapi kalau dikalikan 1.500 RW saja, nilainya sudah besar. Mudah-mudahan sampai akhir 2025 jumlah RW KBS bisa naik hingga 700 wilayah,” ujarnya.

Erwin juga menegaskan, program KBS sangat penting mengingat Kota Bandung tengah menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah pasca perubahan sistem pembuangan di TPA Sarimukti, dari perhitungan ritase menjadi tonase.

Sebelumnya, sistem ritase memungkinkan pengangkutan sekitar 1.200 ton sampah per hari dari Bandung ke TPA Sarimukti. Namun, setelah penerapan sistem tonase, kapasitas tersebut menurun menjadi 981 ton per hari. Padahal, produksi sampah di Bandung mencapai 1.500 ton per hari.

“Artinya, ada sekitar 519 ton sampah per hari yang tidak bisa terangkut ke TPA. Karena itu, KBS jadi solusi nyata untuk mengurangi beban pembuangan dan menekan penumpukan sampah di wilayah,” ungkapnya

Erwin menambahkan, saat ini memang mulai muncul kembali penumpukan di beberapa titik, tetapi Pemkot akan terus memperkuat program KBS agar tren tersebut berbalik naik.

“Kita harus genjot lagi KBS supaya tidak ada penurunan. Justru harus makin banyak RW yang mandiri mengelola sampahnya,” tegasnya.

Dengan program ini, Pemkot Bandung berharap setiap RW dapat menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah mandiri, memperkuat ketahanan lingkungan, dan mewujudkan Bandung yang bersih, sehat, serta berkelanjutan.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian