Huawei Siap luncurkan HarmonyOS Next, Dadah Android

Huawei HarmonyOS
(Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Google telah memblokir sistem operasi Android di perangkat Huawei sejak tahun 2019. Namun, Huawei tidak terlihat khawatir dan bahkan siap melawan balik dengan HarmonyOS Next.

Mereka akan meluncurkan sistem operasi terbaru buatan sendiri yang bernama HarmonyOS Next pada bulan September 2024. Sistem operasi baru ini akan di atas kernel Hongmeng dan aplikasi sistem.

Yang menarik, HarmonyOS Next tidak lagi bergantung pada kode Android Open Source Project (AOSP) dari Google seperti versi sebelumnya.

Akibatnya, semua aplikasi Android yang sudah ada di perangkat Huawei kemungkinan tidak akan lagi dapat terpakai karena tidak kompatibel.

Menurut tipster Digital Chat Station, Huawei tinggal menunggu tanggal pasti peluncuran HarmonyOS Next. Sistem operasi baru ini akan hadir di ponsel biasa, ponsel lipat, ponsel murah, tablet, jam tangan, dan perangkat lainnya.

Berdasarkan bocoran ini, Huawei tampaknya tidak merencanakan transisi bertahap pada perangkatnya, melainkan akan meluncurkan HarmonyOS Next secara serentak di semua perangkatnya.

Seri Huawei Mate 70 juga terperkirakan akan rilis pada bulan September. Kemungkinan ponsel ini akan hadir dengan sistem operasi baru yang siap pakai. Huawei pertama kali memperkenalkan HarmonyOS Next tahun lalu melalui sebuah video di YouTube.

Sistem operasi ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan Android, namun ada sedikit perbedaan dalam pengaturan aplikasi, widget, bilah notifikasi, dan pusat kontrol karena lebih mengikuti bahasa desain HarmonyOS versi sebelumnya.

Salah satu masalah signifikan yang mungkin harus hadapi pengguna smartphone Huawei adalah kurangnya dukungan untuk aplikasi Android.

BACA JUGA : Huawei Mengungguli Apple di Pasar Tablet China

Siapkan 5k Aplikasi

Hal ini tidak hanya mencakup aplikasi yang terunduh dari Play Store resmi, tetapi juga aplikasi yang terunduh dari pasar pihak ketiga dalam format APK. Sebaliknya, aplikasi HarmonyOS Next akan mendukung format HAP aslinya.

Huawei sedang mempersiapkan 5.000 aplikasi di toko aplikasi mereka yang bernama Huawei App Gallery untuk tahap pertama peluncuran HarmonyOS Next.

Selanjutnya, mereka menargetkan 500 ribu aplikasi di AppGallery yang berbasis sistem operasi baru ini. Dengan peluncuran HarmonyOS Next, Huawei dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan mandiri di perangkat mereka.

 

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun