Siswa SMPN 8 Tangsel Terapkan PJJ Selama 14 Hari Akibat 22 Kasus Cacar Air

Kasus Cacar Air Siswa SMPN 8 Tangsel Terapkan PJJ
Ilustrasi-Cacar Air (pixabay)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Merebaknya kasus cacar air dan gondongan pada pelajar sekolah membuat Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan satu sekolah, yakni SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan, menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama 14 hari.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang Selatan, Deden Deni mengatakan, pihaknya telah mendeteksi ada beberapa siswa yang terkena cacar air dan gondongan.

“Kami menyarankan kepada seluruh kepala sekolah di Tangsel untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian kasus cacar air dan gondongan, yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB),” ujarnya mengutip Pro 3 RRI.

Deden menuturkan, karena gejala awalnya ringan sehingga siswa yang sakit tetap masuk sekolah. Kemudian, menularkan ke siswa lainnya dalam waktu yang singkat.

“Kami berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan melalui puskesmas. Dan, atas persetujuan orang tua siswaz diputuskan untuk melaksanakan PJJ,” ujarnya.

Terkait pencegahan, kata Deden, atas anjuran dari Dinas Kesehatan, disarankan agar siswa dan masyarakat untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Seperti sering mencuci tangan, mengonsumsi makanan sehat, bersih-bersih lingkungan, dan sebagainya,” ucapnya.

Ia menegaskan, ketika ada sekolah lain yang siswanya terdeteksi terkena cacar air atau gondongan, diwajibkan untuk melapor ke Disdik Kota Tangerang Selatan. “Supaya cepat diantisipasi dan segera berkoordinasi dengan uskesmas setempat,” kata dia.

Deden menjelaskan, awal kasus ditemukan kurang lebih tiga minggu yang lalu saat ditemukan 22 kasus. “Hari ini sudah minggu kedua dilakukan PJJ berdasarkan imbauan Disdik,” ucapnya.

Imbauan ini, lanjutnya, juga sebagai tindak lanjut Surat Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan No. 400.7.7.1/6605/P2P tanggal 9 September 2024 hal pemberitahuan. Berdasarkan laporan sistem kewaspadaan dini dan respon pada program Surveilans Dinas Kesehatan, didapatkan peningkatan kasus pada Klaster Penyakit Tidak Lazim, yakni penyakit Varicela (cacar air) dan Mumps (gondongan).

BACA JUGA: Jenis Vaksin Cacar Air dan Ketentuan Penggunaannya

Deden menambahkan, sementara ini belum ditemukan kasus serupa di sekolah lain. Hal ini berdasarkan laporan puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Tangerang Selatan.

“Sampai saat ini kami masih menunggu kabar dari Dinkes terkait awal mula kasus cacar air dan gondongan ini. Apakah penularannya dari luar Kota Tangsel atau ada faktor lain,” ujarnya.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap Untuk Bangun Skuatnya di Musim Depan
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 setelah Tekuk Bhayangkara FC
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.