Jenis Vaksin Cacar Air dan Ketentuan Penggunaannya

Penyebaran Cacar Air di SMPN 8 Tangsel
Ilustrasi-Cacar Air. (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Vaksin cacar air telah bantu mencegah jutaan kasus cacar air, rawat inap, dan kematian. Cacar air merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster (VZV).

Dalam hal ini, terdapat dua dosis cacar air yang direkomendasikan untuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang belum pernah menderita cacar air dan belum pernah menerima vaksinasi.

Jenis Vaksin 

Melansir CDC, terdapat dua jenis vaksin yang berlisensi di AS:

  • Varivax®: Hanya berisi vaksin cacar air. Digunakan untuk orang berusia 12 bulan atau lebih.
  • ProQuad®: Mengandung kombinasi vaksin campak, gondongan, rubella, dan cacar air (MMRV). Digunakan untuk anak usia 12 bulan hingga 12 tahun.

Siapa Saja yang Membutuhkan?

Semua anak dan orang dewasa yang belum pernah terkena cacar air atau divaksinasi harus mendapatkan dua dosis vaksin.

Anak-anak

  • Dosis pertama pada usia 12 hingga 15 bulan.
  • Dosis kedua pada usia 4 hingga 6 tahun.
  • Dosis kedua dapat diberikan lebih awal, minimal 3 bulan setelah dosis pertama.

Orang dewasa

  • Dua dosis, dengan selang waktu 28 hari.

Siapa yang Tidak Boleh?

Berikut ini adalah sejumlah orang yang tidak boleh mendapatkan vasksin ini, atau harus melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, untuk mendapatkan ijin atau tidak.

  • Mengalami HIV/AIDS atau penyakit lain yang menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
  • Sedang dalam pengobatan dengan obat yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti steroid, selama dua minggu atau lebih.
  • Menderita kanker jenis apa pun.
  • Sedang menjalani perawatan kanker dengan radiasi atau obat-obatan.
  • Baru menerima transfusi darah atau produk darah lainnya.

BACA JUGA: Info Penting! Cegah Cacar Air pada Anak dengan Vaksin Varicella

Gunakan vaksin cacar air dengan dosis yang tepat, serta perhatikan siapa saja yang boleh dan tidak boleh mendapatkan vaskin ini.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026