Simbol Keagungan Keraton Solo Terpancar Ketika Ribuan Warga Iringi Pemakaman Pakubuwono XIII

Pemakaman Pakubuwono XIII (Instagram @kabarsolo)
Pemakaman Pakubuwono XIII (Instagram @kabarsolo)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ribuan warga mengiringi prosesi pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Raja Keraton Surakarta Hadiningrat, yang digelar dengan khidmat pada Rabu (5/11/2025). Jenazah diberangkatkan dari kompleks Keraton Kasunanan Surakarta menuju Astana Pajimatan Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu makam para raja Mataram.

Sejak pagi, masyarakat memadati kawasan sekitar keraton untuk memberikan penghormatan terakhir. Kirab jenazah dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dari pintu Magangan, diiringi doa serta tembang Jawa. Prosesi berlangsung tertib dengan pengawalan abdi dalem dan aparat kepolisian.

“Beliau dikenal sebagai sosok yang teduh dan menjunjung tinggi nilai budaya Jawa,” ujar salah satu abdi dalem, Raden Mas Bintoro, di sela prosesi.

Pakubuwono XIII, yang memiliki nama lahir Gusti Raden Mas Suryadi dan bergelar keraton Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Hangabehi, wafat pada Minggu (2/11/2025) di usia 77 tahun. Setelah memimpin keraton sejak 2004, beliau dimakamkan di sisi barat kompleks Imogiri, berdampingan dengan para leluhurnya.

Ribuan warga tampak menunduk ketika iring-iringan melewati jalan utama Solo. Sejumlah pejabat daerah dan kerabat keluarga kerajaan turut hadir memberikan penghormatan. Pihak kepolisian mengatur arus lalu lintas dan mengalihkan beberapa ruas jalan untuk memberi ruang bagi kirab menuju Yogyakarta.

Menurut laporan media lokal, rombongan jenazah tiba di kompleks makam Imogiri sekitar pukul 12.30 WIB, di tengah rintik gerimis yang menambah suasana haru. Prosesi pemakaman dilakukan secara adat dengan pembacaan doa dan penghormatan terakhir dari keluarga besar keraton.

BACA JUGA

Rangkaian Prosesi Pemakaman Pakubuwono XIII Dimulai, Mulai dari Brobosan

Persiapan Pemakaman PB XIII di Imogiri, Pasir Khusus Didatangkan

Selama masa kepemimpinannya, Pakubuwono XIII dikenal aktif melestarikan tradisi Jawa seperti tari klasik, karawitan, serta upacara adat keraton. Ia juga berupaya membuka keraton bagi kegiatan budaya masyarakat agar generasi muda tetap mengenal warisan leluhur.

Pemakaman Pakubuwono XIII bukan sekadar upacara adat, tetapi juga simbol penghormatan terhadap nilai-nilai luhur budaya Jawa yang terus hidup di hati masyarakat Solo.

“Raja berpulang, namun ajarannya tentang tata krama dan kebijaksanaan akan tetap menjadi cahaya bagi rakyatnya,” tutur seorang sesepuh keraton di akhir upacara.

(Risdawati/Magang/UNLA/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025