BANDUNG, TEROPOONGMEDIA.ID — Para peziarah Raja Kasunanan Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, dikabarkan banyak yang kelelahan hingga dilaporkan mengalami sesak napas, Bahkan, beberapa di antaranya mengalami pingsan saat menuju ke makam.
Diketahui ribuan peziarah memadati kompleks Makam Raja-raja Mataram Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Sinuhun Pakubuwono XIII yang meninggal pada Rabu (5/11/2025).
Kondisi medan yang terjal dan menanjak dengan total 409 anak tangga membuat banyak peziarah kelelahan.
Salah seorang abdi dalem Kraton Surakarta dikabarkan jatuh pingsan di tengah perjalanan dan langsung dievakuasi menggunakan tandu oleh tim relawan kesehatan menuju ambulans yang bersiaga di lokasi.
Kasi Pelayanan Medis PMI Surakarta, Rini Septia Prayoho mengatakan, banyak orang kelelah karena tidak siap dengan kondisi medan.
“Banyak yang kelelahan karena tidak siap dengan kondisi medan. Kami memberikan pertolongan kepada mereka yang mengalami pusing, sesak napas, hingga sakit perut. Bagi yang pingsan langsung kami evakuasi ke rumah sakit,” ujar Rini, mengutip beritasatu, Rabu (5/11/2025).
Seorang peziarah asal Yogyakarta, Raden Hadiatmo mengatakan, dirinya sempat mengalami sesak napas saat mengikuti prosesi lantaran kurang tidur dan belum sempat makan sebelum berangkat ke lokasi pemakaman.
“Biasanya saya kuat naik tangga, tapi di sini memang terjal dan panjang. Karena kurang istirahat dan belum makan, badan jadi drop,” katanya.
Baca Juga:
Rangkaian Prosesi Pemakaman Pakubuwono XIII Dimulai, Mulai dari Brobosan
Melayat ke Solo, Gibran Kenang Figur Sri Susuhunan Pakubuwono XIII
Meski sempat terjadi sejumlah insiden kesehatan ringan, seluruh peziarah yang mengalami gangguan berhasil mendapatkan penanganan cepat dari tim medis dan relawan di lokasi.
Prosesi pemakaman Sinuhun Pakubuwono XIII berlangsung khidmat di Kedhaton Puroloyo PB X–XII, kompleks Makam Raja-raja Mataram Imogiri, Bantul. Seluruh rangkaian upacara berjalan tertib dan lancar, mulai dari serah terima jenazah, pengusungan peti, hingga prosesi pemakaman di tempat peristirahatan terakhir sang raja.
(Vini Virdiyanti/Dist)



