YOGYAKARTA,TM.ID: Film kedua dari seorang Sutradara Yusron Fuadi ditayangkan secara perdana dalam agenda perhelatan Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2023.
Film yang disajikan dengan genre science fiction horor itu berjudul SETAN ALAS!
Adhin Abdul Hakim dan Anastasia Herzigova yang turut menjadi beradu peran dalam film itu mampu mencuri perhatian. Bukannya seram, malah cerita tersebut dibuat unik dan bisa memancing tawa.
BACA JUGA: Romantisme Adhin Abdul Hakim dan Nabilah Ayu di Sunset Lombok: Sambil Nyelam Minum Air
Film horor yang dibuat mahasiswa dan dosen sekolah vokasi UGM akan segara tayang dalam waktu dekat. Sebagai dosen UGM, Yusron Fuadi juga sempat menggarap film Tengkorak Sci-Fi.
Dalam membuat film ini, dirinya mengaku terinspirasi banyak dari film luar negeri. Dia menyampaikan kalau film yang dibuatnya itu berbeda dari horor Indonesia lainnya.
“Lihat sendiri aku nggak bisa cerita tanpa spoiler karena ini film horror, tapi ada unsur fantasi dan scientific dikit. Kalau inspirasi film ini dari semua film horor yang ada, nanti kalau lihat oh iya,” kaya Yusron Fuadi, Sabtu (2/12/2023).
“Mungkin film yang agak berpengaruh di film ini kayak Evil Dead, Cabin di the woods, film horor yang berbasis di rumah tua di tengah hutan itu basis dari ini the matrix, Inception,” jelasnya lagi menambahkan.
Yusron juga menyampaikan, kehadiran SETAN ALAS! adalah sebagai bentuk dan cara untuk menunjukkan cinta kepada genre horor.
“Dalam film ini aku pengin menselebrasi semua film horor yang pernah dibuat di muka bumi. Aku seneng semua, tapi ada beberapa yang bikin geregetan, tokoh utama nggak jelas, dan aku banyak temui itu di film horor. Ini caraku untuk mencintai sinema, mencintai film horor,” ucapnya lagi di Yogyakarta.
BACA JUGA: Nabilah Ayu dan Adhin Abdul Hakim Makin Lengket: ke Lombok Mau Bulan Madu
Perlu diketahui, Film SETAN ALAS! berkisah tentang sekelompok anak muda yang berlibur di villa angker. Dari hal itu Yusron yang turut menulis skenario bersama Anindita Suryarasmi, kemudian mengolah cerita hingga tidak terprediksi.
“Film yang menginspirasiku justru THE MATRIX, film yang mempertanyakan dunia kita. Dari situ aku meramunya dalam genre horor dan meta karena jarang, disitulah posisiku,” jelas Yusron.
Tak hanya itu saja, Yusron Fuadi turut mengajak Hanung Bramantyo untuk terlibat dalam peran yang tak terduga.
Menurutnya tak terlalu sulit untuk mengajak Hanung ikut dalam film itu.
“Mas Hanung kerja sama aku nggak perlu diyakinkan. Bahkan tak kirim naskah dia nggak akan baca dan dia bilang, ‘Karepmu, kapan syuting, aku tak datang ke kontrakanmu’,” ungkap Yusron.