Serunya Berkunjung ke Wisata Petik Apel di Malang

Wisata petik apel
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Malang terkenal sebagai daerah penghasil apel berkualitas. Tak heran, wisata petik apel menjadi salah satu daya tarik utama kota ini.

Di tempat wisata ini, pengunjung dapat menikmati pengalaman memetik apel langsung dari pohonnya, memakan buah segar sepuasnya di kebun, atau membawanya pulang sebagai oleh-oleh.

Wisata Petik Apel di Malang

Berikut ini beberapa rekomendasi wisata petik apel di Malang yang seru dan cocok untuk dikunjungi bersama keluarga atau teman:

1. Wisata Petik Apel Agro Rakyat

Berlokasi di Jl. Raya Sidomulyo, Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, tempat ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Pengunjung akan melewati jalan setapak yang dikelilingi kebun sayur dan pemandangan perbukitan sebelum tiba di area perkebunan. Tiket masuknya hanya Rp25.000 per orang, sementara anak-anak dapat masuk gratis.

Anda bebas makan apel langsung di lokasi. Jika ingin membawa pulang, apel yang dipetik dihargai Rp30.000 per kilogram.

2. Batu Agro Apel

Wisata ini terletak di Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Salah satu keunggulan tempat ini adalah pohon apelnya yang rendah, sehingga mudah dijangkau.

Harga tiket masuk sebesar Rp25.000 per orang. Saat musim panen, pengunjung dapat menikmati apel segar langsung di kebun. Di sekitar area, tersedia pedagang yang menjual bumbu rujak manis untuk menemani Anda menyantap apel.

Jika ingin membawa pulang, apel dihargai Rp30.000 per kilogram. Kebun ini menawarkan dua jenis apel utama, yaitu Romebeauty dan Manalagi.

3. Wisata Petik Apel Mandiri

Berlokasi di Jl. Raya Selecta, Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, tempat ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Pengunjung dapat menikmati apel segar langsung dari kebun dengan tiket masuk Rp25.000 per orang. Selain itu, Anda akan mendapatkan segelas sari apel gratis sebagai hadiah setelah selesai berkunjung. Jika ingin membawa pulang apel, harga per kilogramnya adalah Rp40.000.

Mengapa Wisata Petik Apel di Malang Wajib Dicoba?

Wisata petik apel di Malang tidak hanya menawarkan pengalaman memetik apel langsung dari pohon, tetapi juga suasana perkebunan yang asri dan teduh. Lokasinya yang berada di dataran tinggi, seperti di kawasan Batu, menciptakan udara yang sejuk dan segar.

BACA JUGA: Cara Menanam Biji Buah Apel yang Berkualitas

Wisata petik apel di Malang ini sangat cocok untuk keluarga atau rombongan, sekaligus memberikan edukasi tentang cara panen apel. Selain itu, harga tiketnya terjangkau, dan Anda dapat membawa pulang apel segar sebagai buah tangan.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City