Seorang Kakek Gantung Diri di Cianjur: Putus Asa karena Penyakit Menahun

encuy bunuh diri, gantung diri Polres Garut,
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIANJUR, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang pria berusia 62 tahun, Ujang, warga Kampung Bojongmenteng, Desa Metengsari, Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya.

Kepolisian Resor Cianjur memastikan kematiannya sebagai bunuh diri setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Timtim Firmanto, menyatakan bahwa korban diduga kuat mengakhiri hidupnya akibat putus asa menghadapi penyakit menahun yang dideritanya.

“Korban nekat menggantung lehernya menggunakan tali plastik yang diikatkan ke langit-langit rumah,” kata Arip, mengutip Antara, Rabu (27/8/2025).

Jasad Ujang pertama kali ditemukan oleh kerabatnya yang merasa khawatir karena korban tidak terlihat keluar rumah sejak pagi.

Setelah mendobrak pintu, keluarga dan warga menemukan tubuh kakek Ujang telah tergantung dengan tali plastik berwarna oranye.

Kejadian kakek gantung diri itu langsung dilaporkan kepada pihak desa dan diteruskan ke Polsek Cikalongkulon, Cianjur.

Petugas polisi dan tenaga medis dari Puskesmas setempat segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan luar tubuh tidak menunjukkan adanya bekas luka atau indikasi kejahatan. “Tidak ditemukan hal mencurigakan, sehingga dipastikan korban tewas bunuh diri,” tegas AKP Arip.

Keluarga korban menolak dilakukannya autopsi lebih lanjut. Jasad Ujang kemudian dibawa pulang dan dimakamkan di pemakaman umum setempat.

BACA JUGA

Kronologi Pedagang Gorengan Gantung Diri di Toilet Minimarket Sawangan Depok

Sempat Dicegah Ayah, Pria di Tasikmalaya Tewas Bunuh Diri di Rumahnya

Menurut keterangan keluarga, Ujang telah lama menderita penyakit berat yang tidak kunjung sembuh, sehingga menyebabkan depresi dan keputusasaan.

“Keterangan keluarga menguatkan bahwa korban nekat bunuh diri akibat tekanan penyakit yang dideritanya bertahun-tahun,” pungkas Kapolsek.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial