Sempat Keluhkan Skripsi, Mahasiswa Batang Akhiri Hidup

Mayat membusuk. mahasiswa batang bunuh diri
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Duka mendalam menyelimuti keluarga di Desa Wonotunggal, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Seorang pemuda berinisial GCW (23), mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya pada Sabtu (14/2/2026).

Informasi awal yang dihimpun menyebut korban diduga sedang menghadapi tekanan berat terkait penyelesaian tugas akhir.

Dalam beberapa hari terakhir, GCW disebut sempat mengeluhkan beban akademik kepada keluarga.

Kronologi Penemuan

Peristiwa tragis itu terjadi di kediaman korban di RT 04/RW 01 Dukuh Wonotunggal. Jasad GCW pertama kali ditemukan oleh seorang kerabat yang hendak berkunjung pada Sabtu siang sekitar pukul 11.45 WIB.

Saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di area gudang bagian belakang rumah. Warga yang panik kemudian membantu proses evakuasi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonotunggal.

Aparat dari Polres Batang segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres Batang, IPTU Albertus Sudaryono, membenarkan pihaknya telah melakukan penanganan awal.

“Jadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 11.45 WIB, kami bersama petugas piket Polsek Wonotunggal sudah ke TKP untuk melakukan penanganan awal,” ujarnya.

Di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk seutas tali tambang berwarna biru. Korban ditemukan di area bawah tangga gudang rumah.

Dugaan Motif Akademik

Berdasarkan keterangan keluarga, korban dalam tiga hari terakhir kerap mengeluhkan persoalan kuliah. Namun polisi menegaskan dugaan tersebut masih didalami.

“Informasi awal yang kami peroleh dari keluarga, korban sekitar tiga hari terakhir mengeluhkan masalah akademik,” kata IPTU Albertus.

Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Wonotunggal menyatakan korban meninggal akibat gangguan pernapasan (asfiksia). Tidak ditemukan tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher.

Baca Juga:

Fakta Baru Kematian Siswa di Kampung Gajah, Kepsek SMPN 26 Buka Suara

Kronologi Siswi SD di Demak Akhiri Hidup, CCTV Ungkap Detik-detik Terakhir

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Setelah administrasi dipenuhi, jenazah GCW diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Jika Anda atau orang terdekat merasa tertekan, ingin menyakiti diri sendiri, atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera hubungi 119 ext. 8 (SEJIWA / Healing119) atau kunjungi www.healing119.id untuk mendapatkan pendampingan dari tenaga profesional.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City