Sekolah Swasta Bisa Gratis, Pemkot Bandung Siapkan Skema Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu

Sekolah Swasta Bisa Gratis, Pemkot Bandung Siapkan Skema Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu
Ilustrasi-Anak sekolah sedang bermain di halaman sekolah (AI meta)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen memperluas akses pendidikan gratis, tak hanya di sekolah negeri, tetapi juga bagi siswa kurang mampu yang menempuh pendidikan di sekolah swasta. 

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemerataan hak atas pendidikan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyebut saat ini pendidikan dasar dan menengah di sekolah negeri yakni SD dan SMP sudah digratiskan. Namun, pihaknya menyoroti pentingnya dukungan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang belajar di sekolah swasta.

“SD dan SMP negeri di Bandung sudah gratis semuanya. Tapi saya minta agar RMP (Rekomendasi Masyarakat Penerima) sekitar 13.500 itu diberikan juga ke siswa yang sekolah di swasta. Jangan hanya negeri,” kata Erwin, Kamis (17/7/2025).

Baca Juga:

Sekolah Gratis di Jakarta, Ini yang Harus Diperhatikan Orang Tua

Prabowo Tetapkan Tarif Impor 0 Persen untuk AS demi Lindungi Tenaga Kerja dalam Negeri

Menurutnya, bantuan tersebut bisa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) perusahaan. Skema ini memungkinkan bantuan pendidikan menyasar kelompok rentan yang tidak terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kalau data DTKS atau Data Sen (pengganti DTKS dari BPS) sudah masuk, itu otomatis dapat bantuan. Tapi yang tidak masuk DTKS tapi hidupnya susah, juga harus dibantu. Ini penting,” ucapnya.

Pemkot Bandung, kata Erwin, akan menggunakan sistem verifikasi berlapis agar bantuan tepat sasaran. Proses pengajuan dilakukan melalui rekomendasi dari RT/RW, diverifikasi di kelurahan, lalu dimusyarahkan hingga masuk ke Dinas Sosial.

“Konsepnya seperti dulu, ada pengantar dari RT/RW, masuk ke kelurahan, lalu diverifikasi, sampai ke Dinsos. Dari situ kita bisa pastikan anak ini memang layak dibantu,” ujarnya.

Erwin pun berharap, melalui sistem ini tidak ada lagi anak di Kota Bandung yang terhambat pendidikannya hanya karena persoalan biaya, baik yang bersekolah di negeri maupun swasta. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian