Satgas Impor Ilegal Siap Beraksi! Mendag Kantongi Titik Rawan Penyelundup di RI

Mendag Importir Ilegal
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Satuan tugas (satgas) untuk mengatasi barang impor ilegal siap diluncurkan hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Zulkifli mengatakan ia sudah berkoordinasi dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

“Mungkin mudah-mudahan Jumat besok, satgasnya sudah terbentuk,” ujar Zulkifli seperti dikutip dari Antara Kamis (18/7/2024).

Zulkifli menyebut, pihaknya sudah mengetahui lokasi di mana barang impor ilegal masuk ke Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Batam dan Sulawesi Selatan.

“Yang ilegal kita cek, modusnya sudah mulai kelihatan, tempat-tempatnya sudah mulai kelihatan,” ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli ia sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan teknis pekerjaan Satgas. Ia berharap pembentukan satgas impor ilegal bisa mengatasi polemik ancaman tutupnya industri tekstil, pakaian jadi, elektronik, alas kaki, dan produk kecantikan akibat maraknya impor ilegal.

Ia menjelaskan alasan pembentukan satgas adalah setelah Kemendag menemukan barang yang tidak terdata atau ilegal membanjiri pasar Indonesia.

Keluhan banjir barang impor ini ia dengar langsung dari sejumlah asosiasi, seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), hingga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Zulkifli mengatakan Satgas nantinya akan diisi oleh tim dari Kejaksaan.

BACA JUGA: Antisipasi Kebanjiran Barang Impor, Kemendag Bentuk Satgas

“Kan kami enggak sanggup, agar kita bisa mengurangi barang masuk yang ilegal ini untuk melindungi industri,” ujar Zulkifli.

Selain Kejagung, Mendag menjelaskan bahwa satgas akan terdiri dari Kepolisian, Kementerian terkait seperti Kementerian Perindustrian, hingga Kadin. Kerja sama lintas sektor menurut Zulkifli diperlukan agar penanganan impor ilegal bisa efektif.

 

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025