Safari Ramadhan di Masjid Agung Bandung Perkuat Syiar dan Kedekatan Warga dengan Pemerintah

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kegiatan safari ramadhan yang digelar di Masjid Raya Bandung mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membangun kedekatan antara pemerintah dengan warga di Bandung.

Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, H. Roedy Wiranatakusuma, mengatakan masjid tersebut telah menjadi pusat dakwah selama lebih dari dua abad serta memiliki nilai historis penting bagi masyarakat kota.

Menurut dia, sejak berdiri sekitar 215 tahun lalu, Masjid Agung Bandung tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Ia menjelaskan masjid tersebut bahkan pernah menjadi tempat beribadah bagi sejumlah pemimpin dunia yang menghadiri Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung.

Roedy menambahkan Masjid Agung Bandung saat ini terus berupaya menjadi pusat syiar dan dakwah bagi berbagai kalangan masyarakat.

“Masjid ini sudah lebih dari 215 tahun menjadi pusat dakwah. Bahkan para pemimpin dunia yang menghadiri Konferensi Asia-Afrika pernah beribadah di sini. Masjid ini juga menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai kegiatan bermanfaat selain ibadah,” kata Roedy.

Ia menyebutkan masjid tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat yang ingin berkhidmat dan memakmurkan rumah ibadah.

Menurutnya, Masjid Agung Bandung terbuka bagi semua kalangan dan secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan.

“Masjid Agung merupakan masjid semua golongan. Ada sekitar 32 kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga setelah Ashar,” ujarnya.

Baca Juga:

Safari Ramadan Ke-17, Farhan Ingatkan Pentingnya Perkuat Gerakan Lingkungan

Safari Ramadan di Masjid Agung Bandung, Ustaz Suherman Ajak Jemaah Perbanyak Dzikir

Roedy menilai antusiasme masyarakat terhadap kegiatan safari dakwah cukup tinggi mengingat lokasi masjid yang berada di pusat kota sehingga mudah dijangkau oleh warga dari berbagai wilayah.

Selain kegiatan dakwah, pengurus masjid juga tengah menyiapkan sejumlah program keagamaan lain dalam waktu dekat, di antaranya program podcast keislaman dan klinik kesehatan berbasis terapi tradisional.

Ia menjelaskan program podcast tersebut akan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, tidak hanya penceramah, tetapi juga mahasiswa, dosen hingga profesor.

Sementara itu, salah seorang jamaah yang hadir dalam kegiatan safari dakwah, Arif (49), mengaku mengikuti kegiatan tersebut karena mendapat undangan dari Pemerintah Kota Bandung.

Menurut Arif, kegiatan safari dakwah sebelumnya dilakukan oleh wali kota dengan berkeliling ke berbagai kecamatan, namun kini dilaksanakan dengan menghadirkan perwakilan masyarakat dari setiap kecamatan ke Masjid Agung Bandung.

Ia menilai kegiatan tersebut penting karena selain memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, juga disertai dengan penyaluran bantuan sosial.

“Kegiatan ini penting karena selain membangun kedekatan antara warga dengan wali kota, ada juga santunan dan bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat dari tiap kecamatan,” katanya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, sebelumnya pada awal bulan Ramadan mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan Masjid Raya Bandung sebagai salah satu simbol kebanggaan warga Bandung.

Saat itu Farhan menyampaikan bahwa kegiatan Ramadan yang semula direncanakan terpusat di Pendopo kemudian dialihkan ke Masjid Agung sebagai bentuk komitmen pemerintah kota untuk menjadikan masjid tersebut sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Ia juga menilai Masjid Agung tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi memiliki nilai sejarah yang kuat serta menjadi bagian dari identitas warga Bandung.

Farhan turut menekankan bahwa masjid merupakan ruang yang menyatukan semua kalangan tanpa memandang jabatan maupun status sosial, karena setiap jamaah memiliki kedudukan yang sama ketika beribadah.

Menurut dia, berbagai kegiatan selama Ramadan, termasuk safari dakwah, menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan spiritual serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandung menjadwalkan kegiatan buka puasa bersama secara bergilir dengan warga dari berbagai kecamatan di Kota Bandung sepanjang bulan Ramadan.

Dengan kegiatan tersebut, diharapkan Masjid Agung Bandung semakin berperan sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan kebudayaan yang mempersatukan masyarakat Kota Bandung.

(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Muhammad Dewa Egi Maulana)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian