Saat Hidup Terasa Berat, Ini Cara Berdamai dengan Diri Sendiri

berdamai dengan diri sendiri
(Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam rutinitas yang padat dan tekanan hidup yang semakin tinggi, tidak sedikit orang merasa hidupnya berjalan terlalu berat. Tuntutan pekerjaan, hubungan sosial, hingga ekspektasi diri sering kali membuat seseorang terjebak dalam rasa cemas dan kelelahan. Di tengah kondisi seperti itu, langkah penting yang sering terlupakan adalah belajar berdamai dengan diri sendiri.

Berdamai dengan diri bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk menerima kenyataan apa adanya. Ini adalah proses mengakui luka, kegagalan, dan keterbatasan tanpa terus-menerus menyalahkan diri sendiri. Ketenangan batin tidak datang dari seberapa sempurna hidup dijalani, melainkan dari cara kita memperlakukan diri dengan kasih dan penerimaan.

Menurut penelitian Huriyah, Prathama, dan Wardhani (2022) dari Universitas Negeri Semarang, semakin tinggi tingkat self-compassion atau kasih sayang terhadap diri sendiri, semakin rendah tingkat stres yang dialami seseorang.

Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan menerima dan memaafkan diri memiliki pengaruh nyata terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan emosional.

Berikut beberapa langkah yang dapat membantu proses berdamai dengan diri sendiri:

  1. Terima perasaan apa adanya.
    Jangan menolak rasa sedih, kecewa, atau marah. Mengizinkan diri merasakan emosi membantu proses penyembuhan berjalan lebih alami.
  2. Hindari membandingkan diri dengan orang lain.
    Setiap orang memiliki jalan dan waktunya sendiri. Fokus pada langkah pribadi agar tidak kehilangan arah dan rasa syukur.
  3. Berbicaralah dengan diri secara positif.
    Ubah kalimat keras seperti “Aku gagal” menjadi “Aku sedang belajar.” Bahasa yang lembut terhadap diri membantu membangun pandangan hidup yang lebih sehat.

4.Luangkan waktu untuk menenangkan diri.
Aktivitas sederhana seperti berjalan santai, menulis jurnal, membaca, atau berdoa dapat menenangkan pikiran dan menumbuhkan kedamaian batin.

  1. Belajar memaafkan diri.
    Kesalahan adalah bagian dari kehidupan. Memaafkan diri bukan berarti melupakan, tetapi berhenti menghukum diri atas masa lalu.

BACA JUGA

Blind Box, Blind Decision: Psikologi di Balik Fenomena Pop Mart

Harmoni dan Pikiran: Mengapa Terkadang Terasa Lebih Nyaman Mendengar Musik dari Perspektif Psikologi Kognitif

Pada akhirnya, berdamai dengan diri sendiri adalah seni yang tidak pernah selesai dipelajari. Sebab hidup bukan tentang menjadi tanpa luka, melainkan tentang bagaimana kita tetap berjalan meski membawa luka itu.

Dan di titik ketika kita mampu memeluk diri sendiri tanpa syarat, di sanalah kedamaian sejati mulai tumbuh pelan-pelan, tapi pasti.

(Risdawati/Magang/UNLA/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City