Rumah Digeledah, Ono Surono Segera Diperiksa KPK?

ono surono diperiksa kpk
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Ono Surono. (dok. PDIP Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek dan gratifikasi di Kabupaten Bekasi.

Langkah ini menyusul penggeledahan di dua rumah kediaman Ono di Bandung dan Indramayu, di mana penyidik menemukan sejumlah barang bukti.

Dokumen, Uang, dan Barang Elektronik Disita

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penggeledahan menghasilkan dokumen penting serta barang bukti elektronik (BBE).

“Untuk penggeledahan yang di Indramayu kami update juga bahwa dalam penggeledahan tersebut penyidik mengamankan beberapa dokumen dan juga Barang Bukti Elektronik (BBE),” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Kantornya, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Selain dokumen dan BBE, penyidik juga mengamankan uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

KPK menyebut seluruh barang bukti yang ditemukan akan menjadi dasar pemeriksaan.

“Tentu dokumen-dokumen catatan itu dibutuhkan oleh penyidik untuk nanti didalami, dikonfirmasi dalam pemeriksaan kepada para pihak, termasuk terbuka kemungkinan nanti untuk dilakukan penjadwalan pemeriksaan kepada saudara ONS [Ono Surono],” imbuhnya.

Penyidik akan mengonfirmasi keterkaitan barang-barang tersebut dengan perkara suap yang tengah diusut.

Kuasa Hukum Protes Penggeledahan

Di sisi lain, kuasa hukum Ono, Sahali, melayangkan protes terhadap prosedur penggeledahan yang dilakukan KPK.

Ia menilai tindakan tersebut tidak dilengkapi izin dari ketua pengadilan negeri setempat.

“Penyidik juga menyita barang yang tidak ada kaitannya, seperti buku lama dan HP rusak,” ujarnya.

Sahali bahkan menuding tindakan tersebut melanggar ketentuan KUHAP dan menyebut penyidik tidak profesional.

Kasus Suap Rp11,4 Miliar Jadi Pusat Perhatian

Kasus ini berakar dari dugaan suap proyek yang menyeret Bupati Bekasi, Ade Kuswara.

KPK menduga pengusaha Sarjan menyuap Ade Kuswara sebesar Rp11,4 miliar demi mendapatkan proyek Tahun Anggaran 2025.

Uang tersebut diduga mengalir melalui sejumlah perantara, termasuk H.M Kunang yang juga ayah dari Ade Kuswara.

Aliran Dana Diduga Menyebar ke Sejumlah Pejabat

Selain kepada Bupati Bekasi, jaksa menyebut dana suap juga mengalir ke sejumlah pejabat daerah, termasuk kepala dinas di lingkungan Pemkab Bekasi.

Nilai yang diberikan bervariasi, mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Baca Juga:

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Ini yang Terjadi

KPK Dalami Peran Pihak Lain

Nama Ono Surono muncul dalam pengembangan kasus, di mana penyidik menduga adanya aliran dana kepada sejumlah pihak lain.

Namun, KPK masih mendalami sejauh mana keterlibatan masing-masing pihak melalui pemeriksaan saksi dan barang bukti.

Saat ini, berkas perkara Sarjan telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

KPK menegaskan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam skema suap proyek tersebut.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital