RK Naik LRT Jabodebek, Singgung Kerja Sama dengan Anies Baswedan

janji ridwan kamil-1
(x)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, mengunggah momen saat naik LRT Jabodebek. Dia menyinggung kerja sama dengan Anies Baswedan yang saat itu menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Video momen naik LRT Jabodebek dari Setiabudi ke TMII ini diunggah RK di akun X miliknya, Selasa (19/11/2024). RK mengenakan kaus hitam bertuliskan Ridwan Kamil dan logo Plus Jakarta. Seperti diketahui, Plus Jakarta adalah branding kota oleh Anies Baswedan semasa jadi Gubernur DKI Jakarta.

Dalam video yang diunggah, RK duduk dan berbincang dengan salah satu pria di LRT. Pria tersebut bertanya soal apa yang perlu dibenahi di Jakarta.

Dia mengungkapkan harus ada keadilan khususnya keadilan tata ruang di Jakarta. Menurutnya, perbandingan antara menengah atas dan menengah bawah terlalu jauh.

“Sehingga, yang akan kita benahi adalah melakukan kebijakan-kebijakan yang berkeadilan khususnya kepada golongan menengah bawah. Berkeadilan transportasi, berkendalian tata ruang, berkeadilan pendidikan gratis, mayoritas itu,” kata RK.

“Selain masalah klasik ya, kemacetan, polusi, dan juga yang namanya banjir. Itu pasti jadi prioritas. Tapi keadilan tata ruang, menurut saya, itu yang harus dikonsepkan dengan lebih strategis,” katanya.

RK berharap tak ada lagi kampung-kampung yang warganya miskin di tengah Jakarta yang jadi kota global.

“Minimal tidak ada lagi cerita ada kampung-kampung yang warganya kemiskinan struktural di kota yang mau naik kelas kota global, yang nanti ironi,” ujarnya.

Selain itu, RK juga bertemu dengan Bu Upi, dan Bu Nur, yang sebenarnya tak bertujuan ke TMII, tapi ke Halim. Tapi karena ingin bertemu dengan RK, maka mereka rela pindah jurusan. Kedua ibu-ibu itu pun tertawa bersama RK.

Singgung Kerjasama dengan Anies

Dalam keterangan unggahannya, RK menyebut LRT Jabodebek sebagai proyek harmonis pemerintah pusat dan daerah. Diketahui, LRT Jabodebek melintasi dua provinsi yaitu DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Menurut RK, proyek itu merupakan kerja sama antara pemerintah pusat dengan Ridwan Kamil saat menjadi Gubernur Jawa Barat, dan Anies Baswedan ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“LRT Jabodebek ini bukti kerjasama harmonis pusat-daerah itu menguntungkan publik. Hasil kerja sama pusat dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat jaman saya dan Pak Anies masih Gubernur,” ujarnya.

BACA JUGA: Mobil Curhat Ridwan Kamil Sepi Peminat, Warga Lebih Tertarik Voucher Gratis?

“Selain LRT, kami juga pernah berencana memperluas cakupan MRT tahap tiga dari Jakarta hingga Cikarang. Mudah-mudahan bisa segera diwujudkan,” katanya.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City