BALI, TEROPONGMEDIA.ID – Respons cepat tim pencarian dan pertolongan berhasil menyelamatkan seorang remaja putri yang mengalami kondisi darurat saat mendaki Gunung Agung, Bali. Pendaki berinisial NKK (16), asal Kabupaten Tabanan, dievakuasi setelah mengalami hipotermia di jalur pendakian kawasan Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.
Koordinator Lapangan Pos SAR Karangasem, Putu Bhayangkara, menjelaskan korban bersama tiga rekannya memulai pendakian sekitar pukul 11.00 WITA. Namun saat perjalanan turun, tepatnya di ketinggian sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut, korban mulai menunjukkan gejala hipotermia seperti kedinginan ekstrem dan tubuh melemah.
“Kondisi korban sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan turun, sehingga rombongan memutuskan mendirikan tenda sambil menunggu bantuan,” ujar Putu Bhayangkara, dikutip dari CNN, Selasa (23/12/2025).
Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera mengerahkan personel serta peralatan evakuasi. Untuk mempercepat penanganan, Pos SAR Karangasem berkoordinasi dengan pemandu lokal yang lebih dulu naik menuju titik keberadaan korban.
Sebanyak tujuh personel SAR bergerak dari Pura Pengubengan, disusul enam personel lainnya menuju Pos 2 pada dini hari. Upaya pencarian membuahkan hasil ketika tim pemandu hutan Desa Mahawana Basuki Besakih menemukan korban bersama rekannya di ketinggian sekitar 2.050 mdpl.
Korban kemudian dievakuasi secara bertahap hingga tiba di Posko Pura Pengubengan sekitar pukul 04.20 WITA. Setibanya di posko, tim medis dari Puskesmas Rendang melakukan pemeriksaan awal dan merekomendasikan penanganan lanjutan.
Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Rendang untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi korban dilaporkan stabil setelah mendapatkan penanganan awal.



