Putuskan Diplomatik Dengan Israel, Pemerintah Kolombia Segera Buka Kedubes di Ramallah Palestina

Pemerintah Kolombia Segera Buka Kedubes di Ramallah Palestina
Presiden Kolombia Gustavo Petro di Plaza Bolivar di Bogota pada 8 Agustus 2022 (REUTERS/Luisa Gonzalez/rwa)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ditengah gempuran yang tiada henti Negara Penjajah Israel terhadap Palestina, Presiden Kolombia Gustavo Petro telah menginstruksikan menteri luar negerinya untuk membuka kedutaan besar di Kota Ramallah, Palestina.

Langkah itu dilakukan Petro hanya tiga pekan setelah Bogota memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel.

“Kolombia telah mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada pemerintahan sebelumnya. Yakni pada pemerintahan Presiden Santos (Juan Manuel Santos),” kata Menteri Luar Negeri Kolombia, Luis Gilberto Murillo seperti dilansir Reuters, Kamis (23/5/2024).

“Kini Presiden Petro menginstruksikan agar kedutaan Kolombia dibuka di Ramallah, misi Kolombia di Ramallah. Ini adalah langkah selanjutnya yang yang harus kami lakukan,” ujarnya menambahkan.

Diplomat Kolombia itu menuturkan para kepala negara Amerika Latin telah sepakat untuk mengambil tindakan bersama agar Palestina diakui sebagai negara di PBB. Sikap tersebut mereka putuskan dalam KTT Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) yang diadakan di Saint Vincent dan Grenadines, Maret lalu.

BACA JUGA: Turki: Israel dan Sekutunya Terisolasi, Banyak Negara Telah Akui Palestina

Dia pun yakin akan semakin banyak negara yang mengakui Palestina. “Kami menegaskan, sikap tersebut tidak ada hubungannya dengan Israel, rakyat Israel, ataupun orang-orang Yahudi, melainkan PBB telah sepakat dalam konteks Perjanjian Oslo untuk menciptakan solusi dua negara,” ucapnya.

“Oleh karena itu, jika membutuhkan dua negara. Jelas Palestina perlu diakui sebagai sebuah negara,” katanya.

Kolombia memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pada 2 Mei lalu. Petro beberapa kali menentang tindakan militer Israel di Jalur Gaza, dan bahkan menyebutnya sebagai genosida.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City