Prabowo Mendadak Ditelpon Raja Arab, Ada Apa?

prabowo raja arab
Prabowo Subianto. (dok. Kemhan)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Raja Arab, Raja Abdullah II tiba-tiba menelepon Prabowo Subianto. Panggilan telepon itu dilakukan Abdullah II dari Yordania pada Selasa (12/3/2024).

Sebagai informasi, Prabowo dan Raja Abdullah diketahui sudah saling kenal sejak lama.

Pada percakapan telepon, Raja Abdullah memberi ucapan selamat ke Prabowo. Ini terkait pemilihan presiden (pilpres) di mana Prabowo mendominasi baik hitung cepat (quick count) maupun real count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Happy to you my friends. Selamat,” katanya dilihat dalam video yang diunggah di akun media sosial Instagram @prabowo, Rabu (13/3/2024).

Kemudian, Prabowo menjawab seraya berterima kasih. Ia mengaku sebenarnya ingin menghubungi Raja Abdullah beberapa pekan mendatang.

Ini pun dibalas Raja Abdullah dengan mengatakan ia ingin memberi selamat secara langsung ke Prabowo. Di mana dirinya kemungkinan akan berkunjung.

BACA JUGA: Dirut Nonaktif PT Taspen Antonius Kosasih, Segera Diperiksa KPK

“Saya sangat bahagia untukmu. Dan saya tahu negaramu membutuhkanmu,” ujarnya lagi.

“Saya mengenalmu sejak lama, dan saya bangga sekali denganmu, temanku,” tambahnya.

Pembicaraan pun semakin hangat manakala Raja Abdullah menawarkan apapun yang mungkin dibutuhkan Prabowo ke depan. Di sana Prabowo kemudian berkata tak sabar ingin bertemu.

“Saya memiliki kenangan yang indah di Amman (ibu kota Yordania),” ujar Prabowo.

Ini kemudian dibalas sang Raja lagi dengan mengatakan betapa ia memiliki kenangan yang indah ke Prabowo. Ini pun kembali menyebutnya “kawanku”.

“Mendengar suara Anda membuatku sangat bahagia. Terima kasih banyak,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan salam kepada sejumlah pangeran di Yordania. Mulai dari Pangeran Faisal hingga Pangeran Ghazi.

“Akan segera menemuimu di negaraku atau negaramu,” ujar sang Raja lagi ke Prabowo.

“Kita berkomitmen untuk terus memperkuat persahabatan dan kerjasama antara kedua negara. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan berkah dan rahmat-Nya untuk Raja Abdullah II beserta keluarga dan saudara-saudari kita di Yordania,” ungkap Prabowo dalam keterangan postingannya.

Di sisi lain Prabowo pun memberi caption khusus pada unggahan itu. Ia berujar sangat terhormat menerima ucapan selamat atas hasil sementara Pemilu dari “sahabat Yang Mulia Raja Abdullah II dari Yordania”.

“Kita berkomitmen untuk terus memperkuat persahabatan dan kerjasama antara kedua negara. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan berkah dan rahmat-Nya untuk Raja Abdullah II beserta keluarga dan saudara-saudari kita di Yordania,” ujar Prabowo.

Pilpres dilakukan 14 Februari lalu. Nantinya Presiden RI yang baru akan dilantik Oktober 2024.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City