Awalnya Banyak Tak Setuju Gibran Rakabuming Jadi Cawapres Prabowo, Sekarang Berbalik

Prabowo-Gibran
Prabowo-Gibran
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TM.ID: Dari hasil survey indikator yang memperlihatkan kontroversi timbul akibat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan batas usia capres-cawapres. Ternyata hal itu tidak mempengaruhi sosok Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres dari Prabowo Subianto.

Meskipun banyak yang kecewa atas putusan MK, tapi tampaknya lebih banyak pula dari masyarakat yang setuju untuk Gibran menjadi cawapres di Pilpres 2024.

Dari hasil survei Indikator, responden menjawab pertanyaan ‘Apakah Ibu/Bapak setuju atau tidak setuju Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pemilu 2024 mendatang?’.

BACA JUGA: Visi Prabowo dan Gibran: Membawa Indonesia Menjadi Negara Maju

Sebanyak 51,2 persen responden ternyata setuju akan hal itu. Untuk yang tidak setuju Gibran jadi cawapres sebesar 34,1 persen dan 14,7 persen memilih tidak menjawab. Persentase itu mewakili suara di bulan Oktober 2023. Ada peningkatan elektabilitas yang terjadi dari September 2023.

Di bulan September 2023 kemarin, lebih banyak masyarakat yang tak setuju kalau anak sulung Presiden Jokowi itu maju jadi cawapres.

“Kabar Gibran akan maju sebagai cawapres Prabowo meningkat dua kali lipat. Persetujuan Gibran sebagai cawapres Prabowo juga meningkat signifikan,” begitu yang disampaikan Indikator dalam rilisnya, seperti dikutip Jumat (27/10/2023).

Hal tersebut juga terjadi pada elektabilitas paslon, ketika Survei Indikator menunjukan elektabilitas Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming mencapai angka 36,1 persen. Tentu saja angka itu lebih tinggi dari yang lainnya.

Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapatkan angka 33,7 persen, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dapat 23,7 persen.

Sebanyak 6,5 persen responden milih tidak menjawab atau tidak tahu.

Secara mayoritas responden turut menyetujui dengan adanya putusan dari MK, kendati awlanya mendapatkan kontroversi, dalam hasil survei tampak 69,1 persen responden setuju atas putusan MK.

“Mereka yang setuju dengan keputusan MK, cenderung mendukung Prabowo. Meskipun cukup banyak juga yang mendukung Ganjar. Sebaliknya, Anies unggul di kalangan yang tidak setuju dengan keputusan MK,” begitu katanya.

BACA JUGA: KIM Harus Legowo Gibran Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Lanjutkan Dinasti Jokowi Nih?

MK memutuskan untuk tetap membatasi usia minimal capres-cawapres, yakni 40 tahun kecuali bagi seseorang yang pernah menjabat kepala daerah. Adapun responden yang kurang atau tidak setuju hanya sekitar 29,3 persen dan sebanyak 1,6 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei dilakukan di tanggal 16 sampai dengan 20 Oktober 2023 dengan melibatkan 2.567 orang dalam pengambilan survey. Penarikan sampel memakai metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

IMG_4523
LLDIKTI Jabar Angkat Bicara Soal Polemik Universitas Bandung
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Problematika Universitas Bandung atau Bandung University akibat terhambatnya...

2

siswi digunduli cianjur
Viral Siswi SD Cianjur Digunduli Guru, KPAI Angkat Bicara!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons terkait viral siswi...

3

DKPP Kota Bandung Kembali Gelar GPM Jelang Ramadhan
DKPP Kota Bandung Kembali Gelar GPM Jelang Ramadhan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung kembali gencarkan...

4

Air Tanah
Ini Jenis, Sumber, dan Manfaatnya Air Tanah bagi Kehidupan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Air tanah, air yang berada di bawah permukaan tanah dan membentuk lapisan...

5

Beras SPHP
Pemerintah Salurkan 1,3 Juta Ton Beras Murah SPHP Mulai Juli - Desember
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Indonesia resmi melakukan kembali penyaluran beras Program...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...