Polisi Berhasil Tangkap 15 Orang Tersangka Kasus Uang Palsu UIN Makassar

Uang Palsu UIN Makassar
(dok. gmaps)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar diduga memproduksi uang palsu. Polisi berhasil menangkap 15 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kapolres Gowa, AKBP Rheonald T. Simanjuntak, menjelaskan kasus ini bermula dari laporan seseorang yang menggunakan uang palsu di wilayah Pallangga, Gowa, pada awal Desember 2024.

“Kami menemukan transaksi menggunakan uang palsu pecahan Rp 500 ribu di Pallangga,” ujar AKBP Rheonald dalam keterangan pers di Mapolres Gowa, dikutip Rabu (18/12/2024).

Fakta Terungkap Kasus Uang Palsu UIN Alauddin Makassar

Berikut rangkuman lima fakta yang telah terungkap terkait kasus pabrik uang palsu tersebut, berdasarkan berbagai sumber:

1. Total 15 Tersangka, 9 Orang Ditahan

Polisi mengungkapkan dari 15 tersangka yang telah ditetapkan, sembilan orang sudah ditahan. Sementara itu, enam tersangka lainnya masih dalam perjalanan menuju Polres Gowa.

“Sembilan tersangka sudah kami tahan, lima lainnya sedang dibawa dari Mamuju, dan satu lagi dari Wajo,” jelas AKBP Rheonald.

2. Barang Bukti Uang Palsu Rp 446,7 Juta dan Mesin Cetak Raksasa

Polisi menyita berbagai barang bukti, termasuk uang palsu senilai Rp 446,7 juta dalam pecahan Rp 100 ribu, mesin cetak berukuran besar, dan alat pemotong uang palsu.

“Kami menemukan barang bukti berupa mesin cetak, alat potong, dan uang palsu di salah satu ruangan di kampus tersebut,” kata Rheonald.

Rheonald menambahkan tim penyidik masih berkoordinasi dengan ahli untuk memastikan spesifikasi mesin cetak yang digunakan. “Ahli yang akan menjelaskan spesifikasi mesin itu. Saat ini kami fokus mengumpulkan alat bukti,” tambahnya.

3. Produksi Uang Palsu di Gedung Perpustakaan Kampus

Uang palsu yang ditemukan diduga diproduksi di salah satu ruangan di gedung perpustakaan UIN Alauddin Makassar. AKBP Rheonald mengonfirmasi hal ini, meskipun belum memberikan rincian lebih lanjut.

“Barang bukti kami temukan di salah satu ruangan yang dilengkapi peredam suara,” ungkapnya. Polisi juga menyita beberapa bagian dinding ruangan tersebut sebagai barang bukti.

4. Kepala Perpustakaan Diduga Terlibat

Salah satu tersangka yang ditangkap adalah Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UIN Alauddin Makassar, Khalifah Mustamin, membenarkan keterlibatan Andi Ibrahim dalam kasus ini.

“Informasi yang kami terima dari polisi menyebutkan bahwa oknum kepala perpustakaan dan satu staf terlibat dalam kasus ini,” ujar Khalifah.

Khalifah memastikan pihak kampus akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku yang terlibat.

5. Kepala Perpustakaan Dinonaktifkan dari Jabatan

Sebagai langkah awal, UIN Alauddin Makassar telah menonaktifkan Andi Ibrahim dari jabatannya sebagai Kepala Perpustakaan.

“Kami sudah menonaktifkan yang bersangkutan dari jabatannya sebagai kepala perpustakaan,” tegas Khalifah.

Ia juga menyebutkan kemungkinan adanya sanksi berat berupa pemecatan sebagai ASN, meskipun keputusan tersebut berada di luar wewenang kampus.

BACA JUGA: Polisi Dalami Kasus Sindikat Uang Palsu di UIN Makassar

Kasus pabrik uang palsu yang diduga beroperasi di dalam kampus UIN Alauddin Makassar ini menjadi sorotan publik, mengingat keberadaan pabrik uang palsu di lingkungan kampus sangat tidak lazim. Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun