Pol Espargaro Bongkar Sisi Gelap Jadi Rekan Marc Marquez: Saat Kamu Menderita, Dia Justru Menang

Marc Marquez
Marc Marquez saat masih bersama Honda (Foto: dok MotoGP).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Menjadi rekan satu tim Marc Marquez bukan sekadar soal bersaing di lintasan, tetapi juga ujian mental yang brutal. Hal itu diungkapkan mantan pebalap Honda MotoGP, Pol Espargaro, yang menyebut kemenangan Marquez justru terasa paling menyakitkan ketika ia sendiri sedang berjuang keras.

Menurut Espargaro, Marquez adalah tipe pebalap langka yang mampu bertahan, bahkan menang di situasi ketika motor berada dalam kondisi terburuk. Sepanjang kariernya bersama Honda, Marquez berulang kali menaklukkan RC213V yang dikenal ekstrem dan sulit dikendalikan, sesuatu yang tak mampu dilakukan sebagian besar pebalap lain.

Espargaro merasakan langsung betapa beratnya berada di sisi garasi yang sama dengan Marquez pada musim 2021–2022. Di tengah performanya yang tak kunjung stabil dan hanya menghasilkan dua podium, ia justru menyaksikan Marquez tetap mampu mencicipi kemenangan, bahkan saat belum sepenuhnya pulih dari cedera lengan parah.

Baca Juga:

Pol Espargaro Beri Wejangan untuk Tim Repsol Honda

Situasi itu, menurut Espargaro, bukan hanya memukul secara profesional, tetapi juga secara emosional. Tekanan untuk menyamai Marquez di atas motor yang sama perlahan menggerus kepercayaan diri dan berdampak pada kehidupan pribadinya.

Ia melihat pola serupa pada apa yang dialami Francesco Bagnaia di musim 2025. Ketika motor Ducati mulai menunjukkan keterbatasan dan Pecco merasa tidak nyaman, Marquez justru tampil semakin dominan.

“Dalam kondisi normal, banyak pebalap bisa cepat. Tapi saat motor bermasalah, di situlah Marc benar-benar berbeda. Dia mampu beradaptasi dengan masalah dengan cara yang tidak bisa dilakukan pebalap lain,” ujar Espargaro, dikutip dari MotoGP, Rabu (17/12/2025).

Bagi Espargaro, itulah esensi kehebatan Marquez, bukan hanya soal kecepatan, tetapi kemampuan mengubah penderitaan menjadi keunggulan. Dan bagi rekan setimnya, menyaksikan hal itu dari dekat bisa menjadi pengalaman yang menghancurkan.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri