Petani Sukabumi Tewas Tertembak Peluru Nyasar, Luka Tembus Paru-Paru

Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

SUKABUMI, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang petani asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tewas dengan luka di bagian punggung yang diduga akibat tertembak peluru nyasar saat sedang tertidur di sebuah gubuk kawasan hutan Perhutani, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud.

Korban yang bernama Otib (60) warga Kampung Cipancur, Desa Kademangan, Kecamatan Surade ditemukan dalam kondisi terluka parah dan sempat dilarikan ke RSUD Jampangkulon, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi untuk proses autopsi.

Dugaan sementara menyebutkan peluru tersebut berasal dari aktivitas perburuan babi hutan di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami sumber pasti peluru yang menewaskan korban.

Dokter forensik RSUD R Syamsudin SH, Nurul Aida Fathya mengungkapkan, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka terbuka besar di punggung korban yang menembus rongga dada dan merusak organ paru-paru. Luka tersebut menjadi penyebab utama kematian.

“Lukanya cukup dalam dan menyebabkan kerusakan organ dalam serta pendarahan hebat. Di pakaian korban pun tampak banyak darah. Beberapa organ dalam juga tampak pucat karena kehilangan darah,” ujar Aida dalam keterangan resmiA, Jumat (25/45/202).

Menurut Aida, luka terbuka yang ditemukan hanya satu, namun cukup besar dengan panjang sekitar 18 sentimeter.

“Luka yang ditemukan bentuknya acak dan besar. Dari pemeriksaan tidak ditemukan proyektil di dalam tubuh korban, sehingga kami menduga kekerasan yang menyebabkan luka berasal dari benda tumpul dengan kecepatan tinggi,” jelasnya.

Hingga saat ini, penyidik dari Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Sukabumi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Otib. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan mencari keberadaan rombongan pemburu yang disebut-sebut berada di kawasan tersebut saat kejadian berlangsung.

“Kami masih menelusuri jejak dan aktivitas perburuan liar di sekitar lokasi. Saat ini kami fokus pada pengumpulan barang bukti dan keterangan dari warga sekitar,” kata salah satu penyidik yang enggan disebutkan namanya, melansir Berita Satu.

Baca Juga:

Digerebek Polisi, Anggota DPRD Asahan Bantah Terlibat Judi Sabung Ayam

Mencekam! Mobil Polisi Dibakar saat Penangkapan Pelaku Kekerasan di Depok

Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Kampung Cipancur untuk dimakamkan. Pihak keluarga korban menuntut kejelasan atas penyebab kematian dan meminta agar pelaku, jika terbukti bersalah, diproses secara hukum.

Kasus ini menambah panjang daftar insiden penembakan liar yang memakan korban jiwa di wilayah hutan atau lahan terbuka. Sejumlah pihak mendesak agar otoritas keamanan lebih tegas dalam menertibkan praktik perburuan liar yang kerap dilakukan tanpa izin dan pengawasan memadai.

“Kalau benar ini akibat tembakan dari pemburu babi hutan, maka perlu ada evaluasi besar-besaran. Jangan sampai warga sipil jadi korban hanya karena kelalaian,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Sumberjaya.

Pihak Perhutani juga menyatakan siap bekerja sama dengan kepolisian dalam penyelidikan kasus ini, termasuk memberikan akses penuh terhadap wilayah lahan tempat kejadian perkara.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara