BANDUNG,TM.ID: Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman menyampaikan kronologi kejadian. Helikopter hilang kontak pada koordinat rute: 0°28’13.47″N /127°56’0.19″E – 0°39’20.54″N /127°58’17.28″E.
Fathur mengatakan ada panggilan terakhir dari pilot sebelum hilang kontak.
“Call again leaving Jiguru” (panggil lagi setelah meninggalkan Jiguru).
Demikian pesan terakhir Pilot Helikopter 429 PK-WSW yang hilang kontak di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Selasa (20/2/2024) siang.
Berdasarkan laporan Basarnas 2 kru dan 1 penumpang yang berada dalam helikopter nahas itu kini berstatus dalam pencairan oleh tim SAR gabungan. Sebelum hilang kontak, helikopter berangkat dari KRH menuju Jiguru Pukul 12.44 WIT.
BACA JUGA: Basarnas: Cuaca Penentu Pencarian Helikopter Hilang di Halmahera
Dalam perjalanan, Pilot melapor melewati ketinggian 2.000 feet dan memasuki area Jiguru Pukul 12.47 (estimasi mendarat Pukul 12.47).
Setelah mendarat, Pilot menyampaikan pesan kepada KRH radio bahwa ia akan memanggil kembali apabila hendak meninggalkan Jiguru. Pada Pukul 13.15 WIT, HLO (Helicopter Landing Officer) ke ruang radio untuk meminta izin mengontak Pilot.
Dikarenakan HLO mendapat informasi bahwa terdengar suara ledakan (berdasarkan laporan dari camp PN North & PN East)
Hingga Pukul 13.25 WiT, KRH radio masih belum mendapat respons dari Pilot. Sebelumnya dari keterangan PK WSW, Pilot melanjutkan perjalanan menuju PN East.
Namun, tidak ada laporan Pilot kepada Radio Operator setelah meninggalkan area Jiguru. “Pukul 13 21 WIT kejadian telah dilaporkan kepada supervisi bandara untuk ditindaklanjuti terkait hilang kontak dengan helikopter PK-WSW,” ucap Fathur.
Tidak lama setelah informasi tersebut, Basarnas kemudian berkoordinasi dengan Kapolres Halmahera Tengah. Kemudian pada Pukul 19.00 WIT, Tim Rescue Kansar Ternate bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk melaksanakan pencarian.
(Usk)