Perubahan Teknis Ducati Bawa Francesco Bagnaia Kembali Percaya Diri di Motegi

Bagnaia Menang Sprint MotoGP Jepang
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia (depan) saat berkompetisi pada balapan Grand Prix MotoGP Spanyol, di Jerez de la Frontera pada Minggu (28/4/2024). (Dok. Ducati Corse)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Francesco Bagnaia kembali menemukan senjata lamanya: kepercayaan diri saat mengerem. Pebalap Ducati Lenovo itu membuka MotoGP Jepang 2025 dengan hasil menjanjikan, mencatat waktu tercepat di latihan bebas pertama (FP1) sebelum menutup hari di posisi ketujuh FP2 dan memastikan tempat di kualifikasi Q2.

Hasil ini menjadi angin segar setelah serangkaian pekan sulit. Sejak awal musim, Bagnaia kerap kehilangan grip di bagian depan motornya, masalah yang membuatnya kesulitan bertarung konsisten. Namun, serangkaian perubahan yang diuji pada tes Misano beberapa pekan lalu kini menunjukkan hasil nyata di Motegi.

“Kami mencoba sesuatu yang sudah ada sejak pramusim, tapi belum pernah dipakai sepanjang tahun. Hari ini saya merasa jauh lebih baik di pengereman. Bahkan bisa mengerem lebih keras dibanding musim lalu,” Ucap Bagnaia, melansir motogp.com, Sabtu (27/9/2025).

Meski enggan merinci detail teknis yang disebut-sebut melibatkan fork, sasis, hingga sistem ride-height, Bagnaia menekankan bahwa tes tambahan memberi arah baru. Beberapa komponen yang sebelumnya dianggap tidak relevan, justru kini menjadi solusi untuk mengatasi kelemahan utamanya.

Baca Juga:

Francesco Bagnaia Kesulitan di MotoGP 2025, Ducati Mulai Khawatir

Sesi Jumat di Motegi juga menguji ketahanan mentalnya. Bagnaia sempat kehilangan waktu sekitar 15 menit akibat masalah teknis di awal FP2, namun tetap mampu menjaga ritme dan hanya terpaut 0,16 detik dari rekan setimnya, Marc Marquez.

Lebih dari sekadar catatan waktu, performa di Motegi memberi Bagnaia rasa tenang yang sudah lama ia cari.

“Kami bisa senang, tapi saya tahu yang penting adalah kualifikasi dan sprint. Itu dua area yang harus saya perbaiki,” tegasnya.

Dengan lima seri terakhir tanpa podium, Bagnaia sadar dirinya masih butuh langkah nyata. Target sederhana di Motegi menembus lima besar, bisa menjadi batu loncatan, bukan hanya untuk hasil, tapi juga untuk membangun kembali kepercayaan diri yang sempat hilang.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun