Pernikahan Siswa SMP dan SMK di Lombok Tengah Disebut Ada Gelagat Aneh, Ada Unsur Magis?

pernikahan siswa smp smk (3)
(Tiktok/maspin695)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Jagat maya digegerkan oleh video pernikahan siswa SMP dan SMK  di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang belakangan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, pasangan remaja mengenakan pakaian adat Sasak tengah melakukan prosesi nyongkolan lengkap dengan iringan musik kecimol dan sorakan warga setempat.

Terlihat sepasang pengantin itu, nampak antusias mengikuti arak-arakan. Namun fakta di balik pernikahan itu mengundang keprihatinan.

Banyak netizen yang memperhatikan gelagat janggal,  pada mempelai wanita berinisial YL, masih berusia 14 tahun sebagai siswa kelas 1 SMP.

sementara itu, mempelai pria, RN baru menginjak 17 tahun dan merupakan siswa kelas 1 SMK.

Dari hasil penelusuran, mempelai perempuan berasal dari Desa Lenek Lauk, Kecamatan Lenek, sementara pengantin laki-laki berasal dari Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel.

Menurut pengakuan paman YL, AG, pernikahan bukan direncanakan keluarga. Ia menyebut, kejadian ini merupakan bagian dari praktik “kawin culik”, sebuah tradisi kontroversial yang masih terjadi di beberapa daerah di Pulau Lombok.

“Anaknya sempat dibawa kabur oleh si laki-laki. Waktu itu sempat dikembalikan oleh keluarganya. Tapi ternyata terulang lagi, dan kali ini keluarganya memutuskan untuk menikahkan mereka saja,” ungkap AG dalam keterangannya, dikutiP Senin (25/05/2025).

Jika diperhatikan lagi, pengantin perempuan terlihat bersemangat berjoget di tengah jalan saat iringan nyongkolan berlangsung. Ia bahkan beberapa kali mengangkat tangan dengan simbol “metal”, menari dan tertawa lepas, layaknya remaja yang tengah menikmati euforia.

BACA JUGA:

Gelagat Aneh pada Pernikahan Siswa SMP dan SMK, LPA Laporkan ke Polisi Seret Orang Tua!

Pernikahan Siswa SMP dan SMK di Lombok, Netizen Miris Pertanyakan Mental

Aksi ini menuai komentar sinis dari sebagian pengguna media sosial, yang menuduh adanya gangguan psikologis atau pengaruh magis.

Namun, sang paman  membantah tuduhan tersebut. “Anaknya sehat. Memang dia masih seperti anak-anak karena memang usianya masih remaja. Kalau dilihat joget-joget itu ya wajar, itu ekspresi anak seusia dia,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata AG, soal kemungkinan adanya pengaruh magis dalam pernikahan siswa smp dan SMK itu.

“YL bisa saja terkena guna-guna orang Sasak karena kedua pengantin masih anak-anak kecuali pengantin dewasa,” imbuhnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City