Perlengkapan yang Harus Ada di Tas Anak Saat Musim Hujan Tiba!

musim hujan
(Smartmama)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Perlengkapan apa saja yang harus tersedia di dalam tas anak saat musim hujan tiba?

Musim kemarau kini mulai memberikan tanda-tanda akan berakhir, sebagian daerah di Indonesia bersiap menyambut musim hujan.

Pada pertengahan November lalu, beberapa tempat sudah mengalami hujan deras, menimbulkan genangan air di beberapa lokasi.

Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa awal musim hujan diprediksi terjadi sekitar bulan Oktober hingga Desember 2023, dengan puncaknya pada Januari dan Februari 2024.

Meskipun tampaknya masih awal, persiapan dini perlu agar kita dan anak-anak tetap nyaman dan aman beraktivitas.

Terutama untuk anak-anak, ada beberapa perlengkapan yang perlu ada di tas menjelang musim hujan. Inilah lima perlengkapan penting yang wajib dibawa oleh orangtua untuk memastikan anak tetap nyaman dan terlindungi.

1. Jas Hujan

Jas hujan adalah perlengkapan utama yang harus selalu ada di tas anak. Barang satu ini sangat mudah dilipat menjadi pilihan praktis untuk melindungi anak dari hujan tiba-tiba.

Selain lebih ringan daripada payung, jas hujan juga melindungi badan dan pakaian anak dari percikan air hujan.

2. Bag Cover

Bag cover atau penutup tas adalah perlindungan bagi tas anak dari air hujan. Khususnya bagi anak yang menggunakan tas ransel, bag cover mencegah buku dan barang-barang di dalamnya basah dan rusak.

Seiring dengan minimnya model jas hujan anak yang menutupi tas, bag cover menjadi pilihan bijak.

3. Handuk Kecil

Ketika tubuh basah terkena hujan, suhu tubuh dapat turun, sehingga meningkatkan risiko flu atau pilek. Handuk kecil dalam tas anak dapat untuk mengeringkan bagian tubuh yang basah sehingga menjaga suhu tubuh tetap stabil.

BACA JUGA: Tips Mendaki Gunung Saat Musim Hujan

4. Baju Ganti

Selain handuk,baju ganti juga menjadi menjadi kebutuhan yang sangat penting. Jika anak basah kuyup, anak bisa mengganti baju agar suhu tubuhnya tidak terlalu rendah.

Kesehatan anak itu sangat utama maka dari itu jaga anak kalian agar tidak sakit selama musim hujan.

5. Kantong Plastik

Kantong plastik berfungsi sebagai wadah darurat untuk pakaian yang basah. Sebelumnya, pastikan anak telah mengganti baju basahnya dengan baju ganti kering.

Kantong plastik membantu mencegah buku dan barang lainnya di dalam tas dari kelembaban.

Jadi itu merupakan perlengkapan yang bisa kamu siapkan pada anak saat musim hujan tiba. Semoga artikel ini bisa membantumu!

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri