Perbedaan Santet, Tenung, dan Pelet dalam Budaya Mistis Indonesia

Perbedaan Santet pelet
(Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Santet, tenung, dan pelet seringkali sebagai hal yang sama oleh masyarakat di Indonesia, namun sejatinya ketiga hal tersebut memiliki perbedaan yang signifikan.

Dalam budaya mistis Indonesia, Dukun Millennial akan membahas perbedaan antara santet, tenung, dan pelet. Mari kita simak pembahasannya!

1. Santet

Santet adalah tata cara penyerangan jarak jauh menggunakan ilmu hitam yang bertujuan untuk membuat seseorang celaka.

Dukun santet umumnya menggunakan berbagai barang seperti kain, gambar, boneka, jerami, silet, beling kaca, kembang, dan kemenyan dalam pelaksanaannya.

Saat terkena santet, target biasanya akan merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu tanpa meninggalkan bekas.

Santet seringkali digunakan sebagai bentuk balas dendam seseorang terhadap orang lain yang dibencinya.

2. Tenung

Tenung merupakan pengembangan ilmu hitam dari santet dan teluh. Dalam tenung, perantara menggunakan barang hidup atau mati untuk melanda korban.

Metode pengiriman ilmu tenung umumnya melalui tanah. Korban yang diserang tenung seringkali menemukan benda-benda seperti kawat, paku, silet, dan beling dalam makanannya sebagai salah satu ciri-ciri serangan tenung.

BACA JUGA : Kisah Awal Misteri Pelet Marongge Sumedang

3. Pelet

Pelet merupakan ilmu gaib yang bekerja melalui alam bawah sadar seseorang agar tergila-gila pada pengirimnya. Korban pelet tidak dapat berjauhan dari pengirimnya karena terpengaruh secara emosional.

Pelet hanya akan bekerja jika korban sudah mengenal pengirimnya sebelumnya, tidak otomatis bekerja pada semua orang.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan santet, tenung, dan pelet, masyarakat dapat lebih waspada dan terhindar dari praktik-praktik ilmu gaib yang berpotensi merugikan dan membahayakan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Sobat Dukun.

 

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun