Penyebab Mobil Bisa Terbakar, Nomor 5 karena Pemilik Abai

Robot Pemadam Kebakaran
Mobil terbakar. Ilustrasi (iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Kebakaran mobil adalah kejadian yang seringkali menimbulkan bahaya besar di jalan raya, bahkan dapat menngancam nyawa pengemudi dan penumpangnya.

Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mobil bisa terbakar di jalan, apakah kejadian ini bisa bergantung pada perilaku pemiliknya sendiri?

Penyebab Mobil Terbakar

Melansir berbagai sumber, berikut kerusakan-kerusakan ini yang bisa memantik api melalap mobil:

BACA JUGA: Ternyata Ini Penyebab Sensor Parkir Tak Berfungsi

1. Kebocoran Bahan Bakar

Kebocoran bahan bakar, terutama bensin, merupakan salah satu penyebab utama kebakaran mobil. Bensin yang bocor dari tangki atau saluran bahan bakar dapat menyebabkan percikan api, terutama jika terkena sumber panas seperti sistem kelistrikan yang rusak.

2. Masalah Sistem Kelistrikan

Kerusakan pada sistem kelistrikan mobil, termasuk aki yang bermasalah atau kabel yang terkelupas, juga bisa menjadi pemicu kebakaran. Percikan api dapat terjadi akibat arus listrik yang tidak terkendali atau korsleting.

3. Overheat Mesin Mobil

Mesin mobil yang mengalami overheat dapat menjadi penyebab kebakaran, terutama jika disebabkan oleh kerusakan pada sistem pendingin atau penggunaan oli yang buruk.

4. Kecelakaan Mobil

Kecelakaan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mobil, termasuk tangki bahan bakar yang bocor. Jika bahan bakar terkena sumber panas, seperti sistem kelistrikan yang rusak, kebakaran bisa terjadi dengan cepat.

5. Kurangnya Perawatan 

Mobil yang jarang diservis memiliki risiko lebih tinggi mengalami kebakaran karena potensi kerusakan yang tidak terdeteksi. Komponen yang rusak atau aus dapat menyebabkan percikan api yang berujung pada kebakaran.

6. Modifikasi yang Tidak Aman

Modifikasi mobil yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kebakaran. Penggunaan aksesoris yang tidak disetujui atau penggantian komponen dengan yang tidak berkualitas bisa menyebabkan masalah pada sistem kelistrikan atau pendinginan.

7. Penyimpanan Benda Mudah Terbakar

Meletakkan benda-benda mudah terbakar di dalam mobil, seperti deodoran berbotol kaleng, dapat meningkatkan risiko kebakaran. Panas yang tinggi di dalam kabin mobil dapat menyebabkan benda-benda tersebut meledak atau terbakar.

8. Merokok di Dalam Mobil

Merokok di dalam mobil bisa sangat berbahaya karena abu rokok yang menyala dapat menyebabkan bahan-bahan mudah terbakar di dalam mobil terbakar.

Dengan mengenali penyebab dari bahaya , anda sebagai pemilik dapat mengurangi risiko kebakaran mobil dan menjaga keselamatan di jalan raya.

(Saepul/

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City