Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Cara Menilai Puasa Menurut Alquran

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Memasuki akhir bulan Ramadan, pertanyaan mendasar yang patut diajukan setiap Muslim ialah sudah sejauh mana kualitas ibadah berdampak pada peningkatan ketakwaan.

Dalam kajian di kanal YouTube Adi Hidayat Official berjudul “Cara Menentukan Keberhasilan Puasa”, Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa ukuran utama diterimanya puasa bukan sekadar aspek fisik, melainkan perubahan mendasar dalam diri, yakni meningkatnya nilai takwa sebagaimana ditegaskan dalam Alquran.

Ia merujuk pada Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menyebutkan bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai derajat takwa. Dengan demikian, ukuran keberhasilan puasa menjadi jelas dan terukur: apakah setelah menjalankan ibadah tersebut seseorang menjadi lebih baik secara moral, intelektual, dan spiritual.

Menurutnya, takwa bukan sekadar konsep abstrak, melainkan akumulasi nilai-nilai kebaikan yang melekat dalam diri, seperti kejujuran, kesabaran, kerendahan hati, dan kecenderungan untuk menjalankan perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya. Nilai-nilai tersebut, jika meningkat selama Ramadhan, menjadi indikasi kuat bahwa puasa yang dijalankan berada pada jalur yang benar.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa puasa merupakan salah satu sarana utama untuk melatih dan menguatkan takwa. Ibadah ini tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan ibadah lain seperti shalat, membaca Alquran, dan sedekah yang seluruhnya berfungsi sebagai “nutrisi spiritual” bagi jiwa manusia.

Baca Juga:

Ustaz Felix Siauw Akui “Tidak Suka” Ustaz Adi Hidayat

Ustazd Adi Hidayat Buka Suara Terkait Isu Gantikan Gus Miftah!

“Jika ingin menilai puasa kita berhasil atau tidak, lihat apakah nilai-nilai kebaikan itu meningkat. Jika tidak, berarti ada yang perlu diperbaiki,” demikian inti penekanan dalam kajian tersebut.

Ia juga menyoroti bahwa peningkatan takwa seharusnya berdampak pada tiga aspek utama kehidupan: fisik, intelektual, dan spiritual. Secara fisik, orang yang puasanya berkualitas justru menunjukkan produktivitas yang lebih baik. Secara intelektual, terjadi peningkatan aktivitas berpikir, belajar, dan menganalisis. Sementara secara spiritual, muncul kedekatan yang lebih kuat kepada Tuhan.

Dalam konteks kehidupan sosial, takwa yang meningkat akan mencegah seseorang dari perilaku negatif seperti kebohongan, korupsi, dan tindakan merugikan lainnya. Sebaliknya, nilai-nilai positif akan lebih dominan dalam setiap keputusan dan tindakan.

Memasuki akhir Ramadhan, momentum evaluasi diri menjadi penting, dengan dorongan bagi umat Islam untuk meninjau kembali kualitas ibadah yang telah dijalankan serta memperbaiki aspek-aspek yang belum optimal.

“Masih ada waktu untuk meningkatkan kualitas diri. Puasa bukan hanya ritual, tetapi proses membentuk manusia paripurna yang mampu menghadirkan kebaikan dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya.

Dengan demikian, Ramadhan adalah bulan ibadah sekaligus momentum transformasi diri menuju pribadi yang lebih bertakwa, yang tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun sesama manusia.

(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Muhammad Dewa Egi Maulana)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian