Pengumuman Formasi Guru PPPK 2023, Segera daftar!

Pengumuman formasi guru PPPK 2023, Dirjen GTK Kemendikbudristek, Minggu 9-7-2023
Ilustrasi: Pengumuman formasi guru PPPK 2023, (Net)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Simak dalam artikel ini, informasi mengenai pengumuman formasi Guru PPPK 2023. Pemerintah melalui empat kementerian mendorong seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menambah formasi guru PPPK 2023 (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Pemerintah saat ini tengah membuka kesempatan khususnya bagi para guru honorer untuk mendapatkan formasi guru PPPK 2023 sebanyak 601.174.

Adapun keempat kementerian yang telah melakukan koordinasi dan sinkronisasi itu adalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pemerintah pusat dan Pemda telah melakukan koordinasi dan sinkronisasi mengenai pengajuan formasi guru dalam Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) 2023. Pemerintah daerah didorong untuk menambah jumlah formasi guru tersebut.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kerja sama empat kementerian dan pemerintah daerah itu yang sebelumnya telah berhasil meloloskan 544.292 ribu guru honorer menjadi ASN PPPK.

“Kami mengapresiasi Panitia Seleksi Nasional dan pemerintah daerah karena ini pencapaian kita bersama,” kata Nunuk, dalam siaran resmi Kemendikbudristek.

544.292 guru PPPK yang telah resmi jadi ASN tersebut merupakan hasil seleksi keseluruhan dari tahun 2021 dan 2022 dari total formasi 825.281. Bagi pemerintah, keberhasilan pengangkatan itu merupakan prestasi yang luar biasa.

“Dari periode 2021 hingga 2022 kita mampu mengangkat 544 ribu guru menjadi PPPK dari jumlah formasi 825 ribu. Tentu ini bukan hal yang sedikit dalam sejarah pengangkatan guru PPPK. Ini belum pernah terjadi,” ungkapnya.

Meski demikian, Nunuk meminta pemerintah daerah untuk menambah formasi guru dalam rekrutmen kali ini. Sebab, jumlah formasi yang baru diajukan oleh seluruh pemerintah daerah hanya berjumlah 278.102. Sedangkan jumlah formasi yang dibutuhkan untuk guru PPPK 2023 sebanyak 601.174.

Oleh karena itu, atas kebijakan pemerintah pusat, Dirjen GTK Kemendikbudristek ingin seluruh Pemda untuk memaksimalkan formasi guru tersebut. Nunuk berharap lebih banyak lagi guru honorer lolos seleksi.

“Kami mohon untuk membuka dan menambah formasi, jika ada hal yang mengganjal akan kita selesaikan bersama,” kata Nunuk.

BACA JUGA: 17 Tahun Menanti, Luceria Sitorus Akhirnya Diangkat Jadi Guru PPPK

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City